SUARA MERDEKA
 
INDEKS BUDAYA Rabu, 24 Agustus 2005

KESENIAN Semarang yang acap dipandang sebelah mata, membuat para seniman Kota ATLAS menggeliat. Mereka berusaha untuk menghapus asumsi negatif itu. Malang nian, niatan mereka kerapkali terganjal dengan ruang untuk berekspresi.

 

JAKARTA-Sidang paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) digelar di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Uniknya, sidang tersebut tak hanya diisi oleh pidato atau interupsi. Twilite Orchestra pimpinan Addie MS juga turut andil dalam sidang wakil daerah itu.

MEMPERKARAKAN seorang penyair bukanlah pekerjaan sepele. Afrizal Malna dengan puisi-puisinya yang mengantar para pembaca agaknya sulit untuk diperkarakan. Mengingat puisi-puisinya sangat berbeda dan telah membuka kemungkinan-kemungkinan lain dan melampaui konvensi-konvensi umum yang kerap dijadikan titik tolak pembaca dalam menilai seorang penyair dan puisi-puisinya.

 

SAAT banyak artis Indonesia berlomba-lomba untuk go international dengan tampil di negeri orang, penyanyi yang satu ini tetap berkiprah di negeri sendiri. Padahal bakat dan kemampuannya tidak perlu disangsikan lagi. Tidak hanya merdu menyanyi, dia pun sangat andal dalam menciptakan lagu. Ya, dialah Glenn Fredly.

JAKARTA-Siapa yang menyangka jika medio 2005 ini Radja, grup band baru yang beranggotakan Ian (vokal), Indra (bas), Moldy (gitar), dan Seno (drum), mampu menyejajarkan namanya di antara grup-grup band yang telah mapan di Tanah Air.

SEMARANG-Malam ini pukul 21.30, Bud 'N Friends akan tampil kembali di In Fusion, Thamrin Square. Band yang digawangi Awieg (gitar), Anang (bas), Anwar (kibor), Harry Djoko (drum), serta Kunto, Bharata, Ria, Ida, dan Andri (vokal) ini bakal membawakan nomor-nomor yang tenar pada tahun 1980-an.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA