| Rabu, 24 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Banyumas Tolak Sepatu RodaPURWOKERTO- KONI Banyumas menolak cabang sepatu roda dipertandingkan di Porda Jateng, 14-18 September mendatang. Sikap itu disampaikan Ketua Harian KONI setempat, Drs Sukardi MSi OR dan Humas Ruminto, kemarin. Alasan penolakan, jelas Sukardi, memasukkan cabang itu dalam Porda hanya sebuah rekayasa tidak sehat. Hal itu akan merugikan satu daerah dan menguntungkan daerah lain. Menurutnya, rekayasa itu terlihat dari hal-hal sebagai berikut. Pengcab Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Jateng mengirim surat No 026/Pengda PORS/Jateng/VIII/2005 tertanggal 15 Agustus 2005, ditujukan para ketua KONI kabupaten/kota. Surat itu berisi pemberitahuan bahwa pengda memberi kesempatan KONI daerah untuk mengikuti pelantikan pengcab baru pada 21 Agustus. Pengda juga mengharap partisipasi KONI kabupaten/kota dalam Porda. ''Sebulan lalu saya mengatakan, sepatu roda tidak bisa dipertandingkan karena jumlah Pengcab Perserosi belum ada empat. Cabang itu belum memenuhi syarat masuk Porda, jadi hanya eksibisi.'' KONI Banyumas pernah diminta untuk mengikutkan cabang sepatu roda dan akan diberi atlet untuk berbagi medali, tetapi tawaran itu ditolak. Dari hal-hal itu terlihat bahwa organisasi Perserosi sendiri belum beres. Pembentukan dan pelantikan Pengcab --agar jumlahnya bisa lebih daeri empat-- yang dilakukan secara mendadak adalah rekayasa. Di sisi lain, menurut ketentuan, pengisian formulir pendaftaran atlet yang akan mengikuti Porda Jateng harus selesai 12 Agustus. (bd-40) |