| Rabu, 24 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Liga Tenis NasionalJateng dan DKI Menang WOJAKARTA- Dua unggulan putra, masing-masing tim putra Jateng dan DKI, melewati pertandingan pertama Liga Tenis Nasional Gudang Garam Nusantara tanpa mengeluarkan keringat, karena ternyata lawannya tidak hadir di lapangan tenis Kemayoran, Jakarta. Sementara di nomor putri, DKI dan Jatim tak terbendung. Tim putra Jateng yang diunggulkan di urutan teratas hanya santai-santai di pinggir lapangan ketika lawan mereka, Jambi, tidak datang. Prima Simpatiaji, Sunu Wahyu Trijati, Eko Kurniawan dan kapten bermain Yusmawan Fahmi menjadi penonton partai lainnya. Demikian juga dengan pemain DKI, seperti Febi Widhiyanto, Hendri SP, Nesa Arta dan Christopher Rungkat. Kaltim juga ikut menang 3-0 tanpa bertanding melawan Sulsel. Besok, Jateng akan menghadapi Sulsel di Pool A, yang pada hari pertama juga tidak muncul di lapangan. Sedangkan DKI di Pool D akan menghadapi Riau, yang hari ini dilibas Sumsel 0-3. Hasil lain di Pool B, Jabar, yang menurunkan Sulistyo Wibowo, Andrian Raturandang, Sebastian Dacosta dan Seno Hartono unggul mutlak atas Kalbar, 3-0. Wibowo mengawali kemenangan atas Ferdinan, 6-3, 6-0, dan Andrian mengatasi Ricky Sudandi, 6-1, 6-0. Duet Sebastian/ Seno melengkapi kemenangan atas Warsimin/Heru, 6-4, 6-3. Jatim, yang mengandalkan Andery Setyawanto, Chrismayanto, Christian Adinata, Seno Baskoro, dan juga Aditya Tegar mengungguli Bali, 2-1. Sedangkan Sumatera Utara (Tio Lana, Fachri Saputra, Yopi H, dan Tito Parulian) di Pool C, hingga berita ini diturunkan sudah memastikan kemenangan dengan unggul 2-0 atas Papua. Hadiah Kejutan Pertarungan putri tampak tak imbang. DKI, yang menurunkan kekuatan utamanya menang telak 3-0 atas DIY. Ayu Fani dan Septi Mende, yang diturunkan di nomor tunggal menang telak atas lawan-lawannya. Ayu melibas Wine Pramestiningrum 6-2, 6-1, dan Septi mengatasi Astri Purnawati, 6-1, 6-3. Duet Ayu/Mia Sacca melibas Ida Sutedja/Alfrista, 6-1, 6-1. Jatim tak kesulitan mengatasi Jateng 3-0. Jabar, yang bermaterikan wajah baru (Maya Rosa, Denise Harijanto, dan Eny Sulistyowati) melibas Riau, 2-1. Maya Rosa hanya butuh dua set untuk menghentikan Reno Fitria Sari, 6-0, 6-0. Sebaliknya Denise butuh tiga set untuk menghentikan Nourma Mangunsong dengan skor 6-3, 1-6, 0-3, ret. Sementara itu, pemain Jatim, Patricia Soesilo mengalahkan Illyana Indica, 6-2, 3-6, 6-2, dan Dian Mayasari melibas Elfa Pahlevi, 6-1, 6-0. Duet Widhi Setyorini/Patricia Soesilo melengkapi kemenangan dengan mengalahkan Illyana/Hening, 6-2, 6-1. Sebelum pertandingan berlangsung, Ketua Umum PB Pelti Martina Widjaja sudah memberikan kejutan, ketika secara spontan mengatakan tim yang tampil paling rapi di upacara pembukaan mendapat hadiah uang Rp 2 juta. Ternyata Jawa Barat yang beruntung meraihnya. Pada saat membuka pertandingan, yang diikuti 16 wakil daerah (Pengda) untuk putra dan delapan Pengda di putri, Martina menyebutkan, Liga Tenis Nasional ini merupakan tahun kedua dilaksanakan. Diharapkan menjadi lecutan bagi daerah untuk membina pemainnya. Turnamen ini memperebutkan hadiah uang sebesar Rp 200 juta. Format pertandingan dibuat tak ubahnya PON, karena mempertandingkan nomor beregu dan perorangan. (wgm-40) |