| Rabu, 24 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Jadwal Copa Dji Sam Soe Jadi Ganjalan
JEPARA- Persijap Jepara terusik dengan belum ditetapkannya jadwal pertandingan babak ketiga Copa Dji Sam Soe oleh PSSI. Itu menjadi ganjalan, karena jadwal ini sangat penting untuk memperhitungkan persiapan Laskar Kalinyamat dalam menyongsong dua partai sisa di ajang Liga Djarum Indonesia. "Kami rasakan ini sebuah penantian yang kurang mengenakkan. Kami khawatir jadwal di dua arena itu sewaktu-waktu berubah lagi," kata Manajer Tim Setiyono saat dihubungi di Jakarta, semalam. Kepada PSSI, Setiyono menyampaikan, babak ketiga Copa Dji Sam Soe diharapkan bisa dilangsungkan seusai pertandingan liga, yaitu setelah partai terakhir melawan PKT Bontang pada 4 September mendatang. "Jika usulan ini dikabulkan, maka konsentrasi tim kami jelas bisa lebih fokus," ujarnya. Timnya saat ini bertekad memenangi dua partai sisa kompetisi liga, masing-masing menjamu Persiba Balikpapan (30/8) dan lawan PKT Bontang. Kemenangan di dua pertandingan ini menjadi harga mati, jika timnya ingin terlepas dari ancaman degradasi. Laskar Kalinyamat butuh tambahan 6 poin untuk tetap bisa bersaing di tengah ketatnya rivalitas dengan setidaknya lima tim papan bawah di klasemen sementara wilayah timur. Empat pesaingnya tersebut semuanya masih menyisakan dua partai sisa. Poin Persema saat ini 30, Petrokimia 26, Persibom 25, dan Pelita Krakatau Steel 23. Sedangkan anak-anak Jepara mengumpulkan 24 poin. Kejenuhan Satu saja pertandingan dari masing-masing tim berakhir seri, apalagi kalah, maka akan berakibat fatal. Terlebih bila tim-tim lain yang bersing itu menuai kemenangan. "Melihat sengitnya persaingan ini, kami ingin Persijap lebih fokus mencari selamat dari degradasi," lanjut Setiyono. Karena itu, sangat besar harapan Persijap pertandingan Copa Dji Sam Soe bisa dilangsungkan setelah kompetisi berakhir. Sekretaris tim Dharmadi mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan akan melakukan pertandingan uji coba untuk "mengobati" kemungkinan kejenuhan pemain yang tak melakukan pertandingan selama lebih dari tiga pekan. Kondisi itu dikhawatirkan pelatih Rudy William Keeltjes bisa meme-ngaruhi feeling tanding Ebanda Ebanda Timothee dkk. "Sebenarnya kami ada rencana untuk uji coba melawan tim lokal, namun saya khawatir jadwal tiba-tiba keluar pada hari-hari ini," kata Dharmadi. Keeltjes sendiri mengupayakan agar feeling tanding anak-anak asuhnya tidak berkurang dengan rutin melakukan latihan game pada pagi dan sore hari. (H15-22) |