| Rabu, 24 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Panser Biru dan Snex Nekat ke JakartaSEMARANG- Meski pertandingan lanjutan PSIS lawan PSPS sore ini di Stadion Lebak Bulus digelar tanpa penonton, kelompok suporter Panser Biru dan Snex tetap akan nekat ngluruk ke Jakarta. Namun, mereka tidak mengerahkan anggota dalam jumlah banyak, melainkan perwakilan beberapa orang saja. Rencananya, di stadion mereka hanya akan memasang spanduk saja. Hal itu sebagai bentuk dukungan untuk memotivasi Emmanuel de Porras dan kawan-kawan meraih poin pada partai tersebut. "Pertandingan lawan PSPS ini sangat menentukan PSIS untuk maju ke babak delapan besar. Karenanya, kami akan terus memberikan dukungan kepada pemain agar tetap fight hingga pertandingan selesai," ungkap Ketua Umum Snex Edy Purwanto. "Kami tetap memberangkatkan perwakilan beberapa orang untuk mendukung PSIS. Selain dari Semarang, perwakilan dari Panser Jabotabek juga akan hadir," ujar Sekretaris Jendral Panser Biru M Fadli. Koordinasi Menurut Edy, kedatangan suporter tersebut sudah dikoordinasikan dengan organisasi pendukung Persija Jakarta, Jakmania.Pasalnya, pertandingan tersebut berlangsung di Jakarta. Sambutan Jakmania pun bagus. Mereka akan turut mendampingi suporter Semarang mendukung tim kesayangannya. "Jika diizinkan masuk ke stadion, kami akan memberikan dukungan all out kepada pemain. Namun, jika dilarang, kami hanya akan memasang spanduk di dalam stadion," jelas Edy yang juga menyatakan anggota Snex yang ada di Jakarta, Snex Metropolis, akan datang ke Stadion Lebak Bulus. Rencananya, setelah mendukung pasukan Mahesa Jenar di Jakarta, Panser Biru dan Snex akan mengadakan tur besar-besaran di pertandingan terakhir lawan PSS Sleman di Stadion Tridadi pada awal September nanti. Mereka akan berangkat bersama-sama dengan menggunakan truk. Sedangkan suporter yang menggunakan kendaraan pribadi atau naik bus tidak diperkenankan. Hal itu ditempuh untuk memudahkan koordinasi selama perjalanan dan di dalam stadion. Meski demikian, sebelum melaksanakan rencana tersebut, Panser Biru akan koordinasi dengan suporter PSS, Slemania. "Kami akan kulanuwun dulu kepada Slemania. Kedatangan kami ini dengan niat baik dan damai. Tidak akan membuat rusuh. Karena itu, kami berharap kedatangan di Sleman nanti bisa diterima," katanya. (H13-22) |