| Senin, 22 Agustus 2005 | NASIONAL |
''Tabrakan Itu Musibah yang Kedua Kali''
WAJAH Pitoyo (41), salah satu anak buah kapal ikan Mulyo Sentosa milik H Sutiran yang selamat, masih menunjukkan raut-raut kelelahan. Namun, suami Darsinah (37) yang telah melaut semenjak lulus SD itu, tampak sabar menjawab setiap pertanyaan yang diajukan para tamu yang datang ke rumahnya di Jl Flamboyan, Desa Growong Kidul, Kecamatan Juana, Pati, kemarin. Peristiwa di atas laut pada Rabu (17/8) lalu itu adalah musibah kali kedua yang dialaminya. Sekitar 10 tahun lalu, dia juga pernah tenggelam bersama kapal ikan Sumber Berkah. Saat itu dia diselamatkan sesama kapal ikan yang berasal dari Rembang. Ayah dari Rian Fontani, Riko Daniel, dan Riki Toniel itu menuturkan, pada Rabu dini hari (17/8), sesaat sebelum tabrakan, dia tertidur di lantai atas kapal di belakang kabin nakhoda. Teman-temannya yang lain, semuanya tidur di lantai bawah. Menurut dia, saat itu yang mengemudikan kapal adalah Muntono, yang diketahui meninggal akibat kecelakaan itu, dan ditemani Yanto. Sesaat sebelum benturan keras terjadi, Yanto berteriak-teriak bahwa ada kapal besar sejenis tanker atau kapal barang, datang. ''Saya yang tidur sendirian di belakang kabin nakhoda langsung bangun dan membuka jendela kapal sebelah kiri. Hanya beberapa meter di depan jendela, saya melihat bayangan hitam sebuah kapal yang sangat besar dengan kecepatan tinggi sudah hampir menabrak bagian tengah kapal Mulyo Sentoso,'' katanya. Sesaat setelah tabrakan keras terjadi, Pitoyo mengaku sempat tenggelam beberapa saat. (Mulyanto Ari Wibowo-34n) | ||||