logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 22 Agustus 2005 NASIONAL
Line

Menjelang Muswil PAN Jatim

Cabang dan Daerah Dijanjikan Uang

SURABAYA- Politik uang mulai tercium menjelang digelarnya musyawarah wilayah (Muswil) Partai Amanat Nasional (PAN). Adalah tim sukses Suyoto, seorang calon ketua DPW PAN Jatim yang mencium gelagat buruk tersebut. "Cabang dan daerah dijanjikan sejumlah uang setelah mereka memilih kandidat tertentu," tandas Ainur Rofiq Sophiaan, salah seorang anggota tim sukses Suyoto, Minggu (21/8) petang.

Bagaimana pola politik uang itu dijalankan? Ainur mengatakan, cabang dan daerah yang memiliki hak suara pada Muswil akhir bulan Agustus 2005 di Sarangan, Kabupaten Magetan didatangi dan dibujuk memilih kandidat tertentu. Saat itu, cabang dan daerah diberikan sejumlah uang sebagai DP (uang muka). Sedangkan sisanya diberikan setelah kandidat tersebut menang saat Muswil. "Ini cara-cara tak elegan dan mengerdilkan PAN, apalagi partai ini didirikan dengan spirit reformasi yang anti-KKN dan politik uang dan ingat bahwa PAN itu secara kultural dan historis sangat dekat dengan Muhammadiyah, ormas Islam yang menjunjung tinggi moralitas," tegasnya.

Ainur berani mengungkapkan temuan indikasi politik uang berdasar laporan cabang dan daerah yang didatangi dan dijanjikan diberikan sejumlah uang oleh kandidat tertentu maupun tim suksesnya. "Langkah ini harus disikapi secara kritis oleh peserta muswil. Cara-cara ini jangan sampai ditolerir. Jika tidak, rusaklah masa depan partai ini," ingatnya.

Berdasar AD/ART yang ada, jumlah peserta muswil PAN Jatim sebanyak 805 orang. Mereka memiliki hak suara. Yang berhak memberikan suara dari utusan dari cabang (kecamatan) dan daerah (kabupaten/kota) dan wilayah (provinsi). Berdasar AD/ART yang ada, jumlah cabang yang punya hak suara sebanyak 624 cabang, daerah memiliki hak 112 suara, dan sisanya suara dari wilayah.

Di sisi lain, anggota tim sukses Sunartoyo, kandidat lainnya Ketua DPW PAN Jatim, Herman Rivai menyatakan, dia optimistis jagonya mampu memenangkan Muswil akhir bulan Agustus nanti. Kini telah masuk 500 surat dukungan dari cabang dan daerah yang mendukung tampilnya politikus-pengusaha itu sebagai orang pertama di PAN Jatim. "Apalagi, dalam tim sukses Sunartoyo ada Pak Rubai yang dikenal licin dan lincah dalam menggalang kekuatan. Rubai terbukti sukses mengantarkan Imam Utomo sebagai Gubernur Jatim kali kedua," katanya.

Herman menambahkan, pihaknya terus melakukan penggalangan di tingkat bawah. Yang dibutuhkan Sunartoyo sekarang adalah bukti adanya surat dukungan dari cabang dan daerah yang punya hak suara pada Muswil nanti. "Jumlah surat dukungan sebanyak 500 itu kan sangat konkret dan kalau mereka semua konsisten dengan komitmennya mendukung Sunartoyo, dipastikan jago kami memimpin PAN Jatim 5 tahun ke depan."

Selain Suyoto dan Sunartoyo, bursa pemilihan ketua partai berlambang matahari terbit di tingkat Jatim ini juga diramaikan munculnya nama Achmad Fikri, Wakil Bupati Jombang yang ikut terjun ke bursa pemilihan. Namun perkembangan peta kekuatan politik hingga kemarin menunjukkan terjadi pengerucutan peta dukungan dari cabang dan daerah kepada Suyoto dan Sunartoyo. "Saya juga optimistis pak Suyoto mendapat dukungan kuat dari cabang dan daerah PAN di Pantura, Mataraman, dan Tapal Kuda. Kami telah mengikat komitmen dengan banyak pimpinan cabang dan daerah di kawasan tersebut," kata Ainur Rofiq. (G14-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA