logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 22 Agustus 2005 NASIONAL
Line

Taufik Vs Lin Dan di Final


DUTA BANGSA: Inilah para duta bangsa yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lewat bulu tangkis setelah mereka mencapai final kejuraan dunia bulutangkis di Anaheim, Kalifornia AS. (28)

ANAHEIM - Pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat, yang tengah berupaya menjadi pemain putra pertama dalam sejarah yang menjadi juara Olimpiade dan Dunia pada saat yang sama, berhasil melaju ke final kejuaraan dunia bulutangkis di Anaheim, Kalifornia, Sabtu waktu setempat.

Pemain unggulan enam yang berusia 24 tahun itu mengalahkan pemain Malaysia Lee Chong Wei 15-3, 15-12 pada semifinal tunggal putra di depan 3.000 penonton di Arrowhead Pond.

Lee sempat melakukan perlawanan pada set kedua, namun Taufik dapat mengatasinya dan merebut kemenangan dengan pukulan backhand tinggi yang melewati atas kepala Lee. Lee mengira bola keluar padahal bola mendarat tepat di dalam garis, dan mengantar Taufik pada final pertamanya di kejuaraan dunia.

''Jika besok saya menang, maka itu akan melengkapi target saya memenangi semua kejuaraan besar,'' kata Taufik, yang prestasi terbaik sebelumnya di kejuaraan dunia adalah semifinalis pada 2001.

Taufik pada final akan menghadapi pemain nomor satu dunia Lin Dan dari China yang meneruskan dominasinya atas pemain Denmark Peter Gade dengan kemenangan 15-9, 13-15, 15-10 pada semifinal.

Lin Dan yang berusia 21 tahun itu tengah memburu gelar pertamanya di kejuaraan dunia dan tengah berupaya menjadi juara dunia ketiga asal China dalam empat tahun terakhir pada nomor tunggal putra.

Juara dunia 2003 Xia Xuanze tidak mengikuti kejuaraan di Anaheim itu.

Taufik Hidayat mengalahkan pemain Korea Selatan Shon Seung-mo 15-8, 15-7, untuk merebut medali emas pada Olimpiade Athena 2004. Dia juga merupakan juara bertahan Asian Games 2002 setelah mengalahkan pemain Indonesia lainnya Sony Dwi Kuncoro 15-12, 7-15, 15-6 pada final.

Pada kejuaraan dunia sebelumnya, yang digelar pada 2003, Taufik disingkirkan oleh pemain China Bao Chunlai pada babak ketiga.

''Memenangi medali emas Olimpiade merupakan pencapaian yang luar biasa namun kejuaraan dunia merupakan event yang lebih bergengsi,'' kata Taufik.

''Kejuaraan dunia ini lebih personal bagi saya. Jika besok saya menang, saya melengkapi impian saya.''

Kemenangan pertandingan semifinal itu begitu manis bagi Taufik karena dia dapat membalas kekalahan 15-5, 15-0 dari Lee bulan lalu di perempatfinal Malaysia Terbuka.

''Saya percaya pada diri saya sendiri dan pada kemampuan saya untuk merebut kemenangan,'' kata Taufik. "Di Malaysia Terbuka, saya cedera, namun saya tidak ingin menggunakan hal itu sebagai alasan."

''Saya juga mendengar koran-koran Malaysia mengatakan bahwa orang-orang Malaysia menginginkan Lee menang, sehingga hal itu sangat memotivasi saya.''

Zhang Ning

Sementara itu pada kelompok putri, pemain nomor satu dunia Zhang Ning dari China mengalahkan unggulan enam Xu Huaiwen 11-7, 11-9, saat kedua pemain veteran itu bertemu untuk pertamakalinya pada nomor tunggal putri.

Unggulan teratas Zhang mengalahkan mantan rekan setim China-nya Xu, yang kini bermain untuk Jerman, saat pemain berusia 30 tahun itu bertemu dalam pertandingan kompetitif untuk pertamakalinya dalam 13 tahun karir mereka.

Ganda putra Amerika Serikat Tony Gunawan/Howard Bach, unggulan ke-13, meneruskan langkah mengesankan mereka dengan menumbangkan unggulan empat Luluk Hadiyanto dan Alven Yulianto dari Indonesia 15-9, 15-13.

Mereka sebelumnya menjungkalkan unggulan teratas dari Denmak pada pertandingan Jumat. Di final, Tony yang bekas pasangan Candra saat merebut emas Olimpiade Sydney 2000 akan ditantang pasangan unggulan kedua Candra Wijaya/Sigit Budiarto dari Indonesia melaju ke final setelah mengalahkan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Chan Chong Ming 15-9, 15-11.

Pada nomor ganda campuran, pasangan Cina Xie Zhongbo/Zhang Yawen mengalahkan pasangan Daniel Shirley/Sara Runesten-Petersen dari Selandia Baru 15-8, 15-8 pada semifinal. Lawan mereka di final adalah unggulan empat asal Indonesia, pasangan Nova Widianto/Lilya-na Natsir, yang pada semifinal mengalahkan pasangan Thailand, Sudket Prapakamol dan Saralee Thungthongka 15-3, 15-12. (rtr,ant,A4-28)

Partai Final

Tunggal putra: Taufik Hidayat (Ina) Vs Lin Dan (Chn)

Tunggal putri: Zhang Ning (Chn) Vs Xie Xingfang (Chn)

Ganda putra: Candra Wijaya/Sigit Budiarto (Ina) Vs Tony Gunawan/Howard Bach (AS)

Ganda campuran: Xie Zhongbo/Zhang Yawen (Chn) Vs Nova Widianto/Lilyana Natsir (Ina)

Ganda putri: Zhan Jiewen/Yang Wei (Chn/juara) - Gao Ling/Huang Sui (Chn) 17-16, 15-7


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA