logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 22 Agustus 2005 KEDU & DIY
Line

Tewas di Kamar ''Kencan'', Diduga Dibunuh

  • Teman Wanita Diperiksa

GOMBONG - Tri Sugiarto alias Tato (24), lelaki beristri warga Dusun Kruwet Desa Selokerto Kecamatan Sempor, Kebumen, Minggu pagi ditemukan tewas mencurigakan di kamar ''kencan'' di Desa Kalitengah, Gombong.

Pada leher lelaki itu ditemukan bekas luka seperti jeratan, telinga kiri dan hidung keluar darah. Mayat dan teman kencan korban ditemukan pemilik rumah sekitar pukul 03.00.

Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Gombong. Pagi itu juga, Kapolsek AKP Uripno dan anggota segera mengamankan Suriyah, wanita teman kencan yang kos di Desa Kalitengah. Dugaan kuat, lelaki itu tewas dihabisi wanita asal Desa Seliling Kecamatan Alian itu.

Sebelum dibawa pulang ke Dusun Kruwet, jenazah korban sempat dikirim ke RSU Palang Biru Gombong. Mayat itu kemudian dibawa pulang tetapi polisi belum mengizinkan keluarga menguburnya. Sekitar pukul 10.10 kemarin, mayat dikirim ke RSUP Dokter Sardjito Yogyakarta untuk diautopsi.

Mastiamin (44), ayah Tato yang sehari-hari sebagai tukang ojek, saat ditemui di rumah duka menuturkan, anak ketiganya itu sempat pulang ke rumah hari Sabtu sekitar pukul 23.00. Bahkan, Tato sempat bertemu ibu dan kakak di samping rumah.

Namun sekitar pukul 24.00, Tato pergi ke bekas lokalisasi di Kalitengah. Selama ini, dia disebut-sebut gandeng dengan Suriyah.

Diajak Pulang

Dia menyatakan beberapa bulan lalu, korban pernah mengajak pulang wanita itu. Bahkan korban juga ingin mengajak wanita itu tidur di rumah orang tua. Namun ketika diminta menunjukkan KTP, wanita itu tak mau sehingga Mastiamin mencegah anaknya mengajak tidur wanita itu di rumah.

Mastiamin tidak tahu ada masalah apa dengan anak lelakinya. Yang ia tahu, selama setahun ini korban memang berhubungan dengan wanita tersebut. Karena itu, dia mempercayakan penuh pengusutan kasus itu kepada polisi.

Pihak berwajib di Polres mengatakan, saat ini petugas Polsek Gombong masih memeriksa wanita teman kencan korban. Namun belum diperoleh keterangan latar belakang kematian Tato. Untuk mengetahui lebih jelas penyebab kematian itu, Polres mengirim mayat korban ke RSUP dokter Sarjito Yogyakarta.

Berdasar keterangan warga, ada beberapa versi penyebab kematian korban. Ada yang menduga, sebelum tewas lelaki itu kencan dan menenggak minuman memabukkan. Ada pula yang memperkirakan, saat korban tak berdaya, kamar dikunci dari dalam dan korban mungkin dianiaya teman kencannya.

Bekas lokalisasi Kalitengah memang sudah lama tutup dan dibubarkan oleh warga. Namun sampai saat ini, masih ada satu dua wanita pekerja seks komersial (PKS) yang sembunyi-sembunyi dan kos di Jalan Puring di selatan Kota Gombong. (B3-55m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA