| Senin, 22 Agustus 2005 | BANYUMAS |
Jelang Konfercab, Internal PDI-P MenghangatBANJARNEGARA- Konferensi Cabang (konfercab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Banjarnegara akan digelar pada bulan November. Namun kini suhu politik partai berlambang banteng itu sudah menghangat. Saat ini muncul tiga nama siap yang bertarung di ajang konfercab. Mereka adalah Sri Ruwiyati (Ketua DPC periode 2000-2005 dan sebelumnya), Saeful Muzad (Ketua Ranting Petambakan), dan Hartanto alias Singgu (wakil ketua periode 2000-2005). Tim sukses ketiga orang calon itu sudah ''bergerilya'' beberapa bulan sebelumnya. Mereka sudah menyusun dukungan dari setiap ranting dan pimpinan anak cabang (PAC). ''PDI-P adalah partai yang mempunyai banyak potensi, tetapi kurang dikelola dengan baik. Arus informasi dan aspirasi terhambat sampai dengan DPC,'' kata Saeful Muzad. Dia menyatakan didukung 12 PAC dan 210 ranting se-Banjarnegara. Dukungan itu resmi, disertai cap dan tanda tangan ketua PAC. Dia menyatakan jika terpilih, partainya itu akan ''gemuk'' kembali. ''Saya mengikuti pencalonan karena ingin mengembalikan PDI-P sebagai partai rakyat. Tidak seperti sekarang, pencitraannya kurang,'' ujarnya. Mandek Adapun Hartanto alias Singgu menyatakan ikut serta mencalonkan diri karena pengabdian. Selain itu, ada dukungan dari PAC cukup banyak. ''Sebagai calon saya merasa lebih bebas dari konflik dan masalah. Saya juga tak berkepentingan untuk maju menjadi anggota DPRD kelak,'' katanya. Dia menyatakan prihatin atas kondisi partai itu sekarang ini. Menurut pendapat dia, banyak agenda partai tidak berjalan dan berimbas ke penurunan suara dalam pemilihan umum yang baru lalu. Meski itu berlaku secara nasional, dia menyatakan seharusnya tak terjadi di Banjarnegara yang merupakan kandang "banteng". Ketua DPC PDI-P Sri Ruwiyati mengemukakan menerima komentar apa pun sebagai hal biasa. Namun dia mempertanyakan kembali apa alasan orang-orang yang menyebut kepemimpinannya mandek. Sebab, agenda berjalan dengan baik, seperti mengikuti pemilihan umum dan menggelar konferensi cabang. Soal isu yang menyatakan keterlibatannya dalam Kongres Medan tahun 1996, dia menyatakan sudah diklarifikasi dan sudah jelas. ''Bahkan surat mengenai klarifikasi itu ada,'' katanya. (mos-53) |