KESEPAKATAN perdamaian RI-GAM di Helsinki ternyata masih membuahkan
banyak persoalan. Ada yang menganggap juri runding Indonesia sama sekali
tak mengerti konsekuensi politis yang bakal disandang oleh bangsa ini.
Ada yang menganggap sang juru runding tak paham pada "komunikasi politik".
Benarkah? Berikut perbincangan dengan pakar Komunikasi Politik Universitas
Indonesia Effendi Gazali MPS ID PhD di Program Pascasarjana Universitas
Indonesia, Salemba, belum lama ini.
|
 |
SIAPA yang menyangka jika Effendi Gazali MPS ID PhD ternyata
pernah menjadi pelawak. Pria kelahiran Padang 5 Desember 1966 ini pada
tahun 80-an pernah ngetop bersama grup lawak mahasiswa Uni-versitas Indonesia
bernama Ikatan Remaja Memble Aje (IRMA). "Saya ini humoris. Dan saya
suka menonton pelawak manggung. Lalu saya salurkan potensi saya ini. Karena
kami mahasiswa tentunya ingin dong ngelawak yang intelek gitu
lho," kata Dosen Pascasarjana FISIP UI ini.
|