| Senin, 15 Agustus 2005 | RAGAM |
''Si Kecil'' Mampu Atasi Batu GinjalMENDERITA batu ginjal masih menjadi salah satu ''momok'' bagi masyarakat. Selain penderita merasa kesakitan, penanganan terbaik selama ini masih harus melalui operasi walau sekecil apa pun. Sementara pasien harus berpikir mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Beberapa tahun lalu memang ada alat-alat yang waktu itu dinilai sudah canggih di sejumlah Rumah Sakit besar di Indonesia. Seperti di Rumah Sakit (RS) Cipto Mangun Kusumo Jakarta, RS Dokter Kariadi Semarang, dan RS Hasan Sadikin Bandung. Karena tidak perlu dilakukan operasi besar (minimal invasif). Untuk mencapai sasaran batu ginjal, alat tersebut harus dibuatkan jalan melalui saluran kencing atau membuat lubang di badan. Jadi pasien masih harus merasakan sakit dan perlu pembiusan. Dengan kemajuan teknologi kedokteran, kini di Pusat Kesehatan Ginjal, Saluran Kemih dan Reproduksi ''Meditama'', Jl. KH. A. Dahlan No. 9 Semarang, Telepon 024-8317229 terdapat alat terbaru untuk menghancurkan batu ginjal tanpa rasa sakit. Yakni Compact S dengan sistem Extra Corporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Alat tersebut di sejumlah negara banyak disebut ''Si Kecil'' berkemampuan tinggi, diproduksi Dornier Medizintechnik GmbH, Jerman. Meski kecil mempunyai kapasitas yang sama dengan mesin besar dalam menghancurkan batu yang terdapat pada saluran kencing tanpa rasa sakit. Cara kerjanya sangat berbeda dengan laser yang selama ini digunakan di sejumlah RS. Sistem gelombang kejut pada ESWL tidak perlu memasukkan alat ke dalam tubuh. Dengan mengatur gelombang pada ''Si Kecil'' batu ginjal dapat dihancurkan dan dibersihkan, serta keluar melalui air kencing. Sekali penanganan dibutuhkan waktu sekitar 45 menit, dan biasanya sembuh hanya satu atau dua kali perawatan. Biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 4 juta-Rp 5 juta, tergantung dari besar dan lokasi batu. Tiga Juta Kasus Dornier, perusahaan perintis tentang lithotriptor sejak 1980, telah mengembangkan Compact S setelah terbukti berhasil menangani lebih dari tiga juta kasus batu ginjal dengan mesin yang lebih besar di masa lalu. Setelah lebih dari 15 tahun menangani tanpa melakukan pembedahan, digabungkan adanya penelitian ekstensif dan pengembangan, muncullah Compact S ''Si Kecil'' dengan banyak keunggulan. Alat tersebut hanya memerlukan ruang 10 m2 untuk pengoperasiannya. Dapat digunakan pada penanganan semua jenis batu, seperti pada daerah ginjal, sistem saluran, dan saluran empedu. Efek radiasi minimal, dan remote controlnya memberikan proteksi. Gelombang dapat diposisikan secara tepat di berbagai sudut dan arah, dan hal inilah yang memberikan kenyamanan, keamanan, serta ketelitian sangat tinggi. Tingkat radiasinya rendah terutama dalam menangani anak. Kombinasi penentuan posisi dari sinar X membuat alat ini memiliki tingkat radiasi yang sangat rendah. Menyinggung sistem gelombang kejut (ESWL), dengan tenaga dinamisnya yang tinggi dan non invasif merupakan pilihan lini pertama antara terapi non invasif dan operasi. Banyak Manfaat Dapat disimpulkan ''Si Kecil'' ini memberikan solusi dengan banyak manfaat. Aplikasi multifungsi: Solusi lengkap untuk terapi modern batu saluran kencing. Aman dan nyaman bagi pasien, bebas rasa sakit, tanpa anastesi. Gambaran sinar X dengan ketepatan yang tinggi, mempunyai tenaga sama seperti mesin yang lebih besar. Teknik gelombang kejut telah diakui oleh FDA dan MHW. Tidak memakan tempat dan efektif, ekonomis, desain yang ringkas. Untuk memberikan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat awam mengenai ''Penanganan Batu Saluran Kecing, Kebijakan Terkini'', Klinik Meditama akan mengadakan seminar setengah hari pada tanggal 11 September 2005. Undangan dapat diperoleh secara gratis. Untuk Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Klinik Meditama Jl. KH. A. Dahlan No. 9 Semarang telp. (024)-8317229. (Maryono-12) |