logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 15 Agustus 2005 OLAHRAGA
Line

Kota Semarang Prioritaskan Pembinaan Renang dan Atletik

SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berjanji memprioritaskan pembinaan atlet renang dan atletik. Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip berjanji akan memberikan perhatian kepada atlet daerah yang mampu mengukir prestasi setara rekor Pekan Olahraga Nasional (PON). Bibit-bibit atlet itu akan dibina secara khusus oleh pemkot.

''Pelari atau perenang yang mampu menyaingi rekor PON akan dibina dan dibiayai pemkot,'' kata Sukawi usai melepas pelari dalam lomba lari 10K, Minggu (14/8).

Sukawi menambahkan, jumlah pelari dan perenang yang mampu menorehkan prestasi setara atlet PON kemungkinan tak lebih dari lima orang. Karena itu, pemkot tidak terlalu keberatan membiayai persiapan bibit unggul itu sebagai persiapan berbagai pertandingan olahraga.

''Semarang akan menyumbang atlet-atlet berprestasi dengan cara membina bibit-bibit yang mempunyai potensi. Mereka akan dibina dengan dana APBD Kota Semarang,'' ujar Sukawi.

Bibit-bibit atlet yang berhasil disaring itu akan dibina sendiri oleh pemkot, namun apabila Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ingin mengambil alih, pemkot juga mempersilakan. Sebab, bibit-bibit atlet yang berprestasi, umumnya akan dilirik oleh KONI.

Mengapa hanya lari dan renang? Sukawi menjelaskan, cabang olahraga itu paling mudah diukur. Kemenangan atlet cabang olahraga lain seperti tinju atau gulat tidak sepenuhnya ditentukan oleh atlet tersebut. ''Kemenangan petinju atau pegulat juga ditentukan juga oleh wasit,'' ungkap Sukawi.

Sebaliknya, cabang olahraga lari atau renang lebih mudah diamati dengan melihat catatan waktunya. Pada saat melepas para peserta lomba lari 10K, Sukawi juga berjanji akan memberikan bonus sepeda motor kepada pemenang yang mampu memecahkan rekor PON.

Namun, sampai akhir lomba, tidak ada satu pun peserta yang mampu memecahkan rekor nasional lomba lari. Karena itu, bonus sepeda motor urung dibagikan.

Juara

Putri : 1. Ira Pradevti (Pandanaran Atletik Club/47 menit 21 detik), 2. Veronica (49:44), 3. Tika Mulyaningrum (49:58).

Putra : 1. Yusron (Sendangguwo/35:19), 2. Yani Rianto (Arhanud 15/36:47), 3. Mardiono (37:02).

Juara pertama berhak atas uang pembinaan senilai Rp 2 juta, juara kedua mendapat uang pembinaan Rp 1 juta, dan juara ketiga Rp 500 ribu, sedangkan IV dan V mendapat uang pembinaan Rp 250 ribu. (H5-28h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA