logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 15 Agustus 2005 NASIONAL
Line

LA Lights Concert Maximum Soundsation

Simpanglima Semarang Jadi Lautan Manusia


MEMUKAU: Grup band Sheila on 7 tampil memukau di hadapan ribuan penonton LA Lights Concert Maximum Soundsation di lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang, semalam. Pada beberapa lagu terakhir, mereka berkolaborasi dengan gitaris Boomerang John Paul Ivan. SM/Rukardi

GRUP band Sheila on 7 seperti hendak mengakhiri penampilannya. Duta, sang vokalis telah berkoar-koar mengucap kata perpisahan. Namun tiba-tiba, dari bawah panggung, seorang lelaki berambut gondrong memainkan gitar elektrik dengan cabikan liar. Ribuan penonton yang menyaksikan acara "LA Lights Concert Maximum Soundsation" di lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang, semalam, masih bimbang. Mereka berpikir ada apa gerangan? Namun saat lampu disorotkan, mereka tahu, dialah John Paul Ivan. Gitaris grup band Boomerang itu dengan tegap berjalan menuju panggung. Belum habis membuat keterkejutan, nyala kembang api menyembur dari ujung tangkai gitar Ivan. Maka dengan spontan, tepuk tangan dan teriakan penonton menggemuruh.

Di atas panggung, Ivan segera bergabung dengan lima personel Sheila on 7. Mereka berkolaborasi, membawakan tembang "Pejantan Tangguh". Sebuah tampilan luar biasa mereka tunjukkan. Dengan kehadiran Ivan, tembang ciptaan Erros tersebut menjadi berasa cadas. Demi melihat hal itu, penonton menjadi seperti kesetanan. Mereka berjingkrak sembari berteriak, melafalkan bait demi bait "Pejantan Tangguh". Dalam beberapa tembang berikutnya, Sheila on 7 masih "bermain-main" dengan Ivan. Puncaknya, mereka membawakan "Melompat Lebih Tinggi".

Ya, pentas persembahan LA Lights, New Exi Productions, Pemprov Jateng, dan harian umum Suara Merdeka itu memang spektakuler. Dengan sound system berkekuatan 200.000 watt dan lighting 300.000 watt, ia menjadi amat istimewa. Lebih-lebih oleh kehadiran bintang-bintang papan atas yang mengisinya. Selain Sheila on 7 dan John Paul Ivan, tampil pula Ada Band, Ari Lasso, drumer grup band Padi Yoyok dan komedian ibu kota Kiwil Sembako.

Pentas dibuka oleh aksi panggung Ada Band. Belum berlangsung lama, sebagian penonton sudah banyak yang pingsan akibat berdesak-desakan. Penonton yang digotong tersebut rata-rata gadis usia belasan. Tak pelak, kejadian tersebut membuat petugas keamanan kerja extra keras. Sekitar 17.000 penonton itu berjejal di tengah lapangan Simpanglima Semarang, kemarin malam. Mereka mulai berdatangan sejak pukul 18.00.

Padahal ketiga grup band pengisi, Ada Band, Sheila on 7, dan Ari Lasso baru naik panggung pukul 20.30. Rentang waktu yang cukup lama itu tak membuat penonton beranjak dari tempatnya. Tujuan mereka hanya satu, menikmati sajian atraksi grup band idola mereka.

Ketiga grup band diatas tampil dalam satu panggung dalam konser yang bertajuk "LA Lights Concert Maximum Soundsation", hasil kerjasama LA Lights, New Exi Productions, Pemprov Jateng, dan Suara Merdeka. Tampilnya ketiga grup band di atas sebagai puncak acara peringatan Hari Jadi Provinsi Jateng ke-55, sekaligus peringatan HUT Ke-60 Kemerdekaan RI.

Setelah menunggu beberapa saat, Ada band tampil sebagai band pembuka. Muncul dari dalam panggung, Donnie langsung menyapa penonton dengan lagu "Ough...!". Kontan saja penonton dibarisan belakang merangsek, mereka berusaha mendekat panggung untuk melihat aksi panggung kelima personel Ada Band. Donnie (vokal), Dika (bas), Khrisna (kibor), Marshal (gitar), dan Rere (drum), terlihat antusias melihat sambutan penonton. Donnie pun langsung membalas dengan menyuguhkan tiga tembang sekaligus, "Biarkan Kupergi", "Kau Auraku", dan "Yang Terbaik Bagimu".

Di tengah sajian atraksi panggung Ada Band, penonton kembali "berjatuhan". Mereka tak kuat menahan kegerahan. Untung, semburan air dari pemadam kebakaran yang didatangkan panitia bertindak sigap.

Donnie kembali menyapa penonton dengan lagu yang sudah tidak asing di telinga publik Semarang. Dari bibir pria yang punya nama lengkap Donnie Cahyadi Sibarani ini keluar tembang "Manja".

Tampil dipenghujung acara, membuat Ari Lasso semakin "bergeliat". Dengan tembang "Ironis", "Tulus", "Patah Hati", "Penjaga Hati", "Rayuan Gombal", Ari Lasso menggugah penonton yang sudah terlihat lemas.

Penonton kembali mendapat kejutan, pasalnya ketika Ari Lasso membawakan tembang "Mengejar Matahari", Yoyok drumer grup band Padi turut hadir dipanggung dengan gebukan drumnya. (Rukardi, Fahmi ZM-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA