logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 15 Agustus 2005 MURIA
Line

Normalisasi Kali Londo Dimulai

  • Telan Dana Rp 725 Juta

KUDUS - Proyek normalisasi Kali Londo sepanjang enam kilometer, yang melintas di enam desa, yakni Berugenjang, Wonosoco, Glagahwaru, Kutuk, Lambangan di Kecamatan Undaan (Kabupaten Kudus) dan Desa Prawoto (Kecamatan Sukolilo - Kabupaten Pati), akhirnya direalisasikan. Kegiatan yang diharapkan dapat mengurangi genangan banjir di sejumlah area persawahan pada daerah yang dilewatinya, telah dimulai sejak 1 Agustus lalu.

Pada saat ini, proyek tersebut difokuskan pada pembebasan tanaman keras di sepanjang bantaran sungai. Berdasarkan pengamatan Suara Merdeka di lokasi, yakni perbatasan Desa Berugenjang-Prawoto, sekitar 20 kilometer tenggara dari arah pusat kota Kudus, sejumlah warga tampak bergotong-royong menebangi pohon-pohon di sekitar sungai, seperti pisang dan bambu.

''Proyek ini dikerjakan dengan sistem swakelola antara masyarakat dan pemerintah,'' kata Kaspono, dari Kelompok Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Kecamatan Undaan.

Lebih lanjut ia menambahkan, warga yang berjumlah sekitar 140 orang itu, menebang pohon-pohon tersebut dengan menggunakan senso, bendo, juga parang.

''Kami cukup mengalami kesulitan jika harus menebang rumpun bambu, yang merupakan tanaman paling banyak tumbuh di sekitar sungai, selain pohon pisang,'' katanya.

Untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, diperkirakan akan memakan waktu selama sebulan. Tahap normalisasi sungai dilanjutkan dengan mendatangkan alat berat seperti begu di lokasi. Menurut rencana, ada empat buah begu yang akan dioperasikan di tempat tersebut.

''Kami juga sering di-paido warga, karena sampai hari ini alat berat tersebut belum juga datang,'' tambahnya.

Setelah alat berat didatangkan, akan dilanjutkan pengerukan yang akan memakan waktu selama sebulan. Normalisasi, kata Kaspono, diharapkan akan memperlebar sungai dari tiga meter menjadi sembilan meter.

''Pelebaran tersebut sangat berguna untuk mengurangi genangan banjir di lokasi persawahan,'' tandasnya.

Namun, ujarnya, normalisasi Kali Londo yang akan menelan dana Rp 725 juta - dari APBD Provinsi 2005 - hanya akan mengurangi genangan banjir saja. Sebab, untuk dapat menghilangkan genangan air di sejumlah area sawah yang dilintasi daerah tersebut, tentunya juga harus menormalisasi Sungai Juwana yang merupakan muaranya. (H8-44v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA