logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 15 Agustus 2005 KEDU & DIY
Line

Temanggung Butuhkan 547 PNS Baru

  • Tenaga Guru 257 Orang

TEMANGGUNG - Alokasi jumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan diterima oleh Pemerintah Kabupaten Temanggung pada 2005 ini adalah 547 orang. Dari jumlah tersebut alokasi guru yang akan diangkat menjadi CPNS 257 orang.

''Padahal di Temanggung ini guru bantu atau wiyata bakti yang belum menjadi PNS jumlahnya lebih dari 900 orang, ini membingungkan karena dulu diharapkan semua guru tersebut dapat diserap menjadi PNS,'' kata Wakil Bupati Temanggung Irfan, dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan Dana Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan dari Gubernur tahap II tahun 2005, di kantor Setda, Sabtu (13/8) lalu.

Menurut Wabup, jumlah alokasi guru tersebut sudah meliputi CPNS dari tingkat SD atau sederajat hingga setingkat SMA. Karena itu, Wabup berjanji dalam perekrutan CPNS mendatang akan dikeluarkan prosedur sedemikian rupa sehingga yang akan menjadi CPNS adalah mereka yang betul-betul sesuai dengan persyaratan.

''Sekarang banyak sekali guru yang telah mengabdi bertahun-tahun dan usianya juga semakin menua, tetapi tidak juga diangkat menjadi PNS,'' ungkapnya.

Dia mengatakan, pengabdian para guru itu dalam meningkatkan kualitas SDM akan tetap diperhatikan oleh Pemkab. Wabup mengimbau para guru itu untuk tidak putus asa dengan kondisi yang dirasakan sekarang, karena keputusasaan dalam pengabdian itu dapat menjauhkan diri dari rahmat Allah.

Sementara itu, berkaitan dengan bantuan gubernur, Wabup mengharapkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Dia tidak mau mendengar kelak ada laporan tentang penyimpangan penggunaan dana bantuan tersebut. Wabup juga meminta agar laporannya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan.

''Tidak perlu direkayasa karena pertanggungjawaban tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada Tuhan. Begitu pula kalau nanti bantuan ini diterimakan tidak sesuai dengan jumlah yang sebenarnya, silakan laporkan kepada saya,'' ungkapnya.

Kepala Bagian Kesra Chumaidi dalam laporannya menyatakan total dana bantuan gubernur untuk peningkatan sarana prasarana pendidikan itu Rp 830 juta. Dana bantuan tersebut dibagikan kepada 30 sekolah dari tingkat TK hingga SMA. Penerima bantuan adalah sekolah yang telah mengajukan proposal secara langsung kepada Gubernur.

Menurut Chumaidi, pada waktu-waktu mendatang proposal tidak bisa langsung diajukan ke Gubernur, tetapi sebagaimana yang telah disosialisasikan Pemprov Jateng, pengajuannya harus berjenjang. Yakni dimulai dari dinas terkait di tingkat kecamatan, kemudian diteruskan ke kabupaten. Setelah diteliti oleh tim di kabupaten dan dikuatkan dengan rekomendasi bupati, barulah proposal tersebut diajukan ke Gubernur. (hsf-42n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA