| Senin, 15 Agustus 2005 | BUDAYA |
Corong NegaraSEMUA orang maklum dengan ketenaran salah seorang pemain sinetron ini. Namun, masih sedikit yang tahu jika Dicky Chandra tiba-tiba membanting stir menjadi produser, sutradara, sekaligus penulis naskah TV play, selain tetap menjadi pelakon. ''Lebih enjoy aja mas,'' tutur ayah tiga orang putra ini seusai mengarahkan lakon TV play-nya yang berjudul Nasi Uduk PLN di salah sebuah studio di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. ''Kalau menjadi pemain sinetron konsekwensinya musti lebih banyak meninggalkan keluarga karena jadwal syutingnya bergantung sutradara,'' ujar suami Rany Permata, yang juga seorang artis ini. Jalan tengahnya, akhirnya Dicky pun memilih untuk bekerja di balik layar, menjadi master mind karya-karya yang telah tayang di salah sebuah stasiun televisi swasta. ''Karya saya yang ini bekerja sama dengan PLN. Ya sekali tempo menjadi corong negara gak pa pa kan." Dengan menjadi sutradara dan produser serta sesekali ikut bermain, membuat Dicky leluasa mengajak serta istri dan ketiga anaknya datang langsung ke studio sesuai jadwal yang ia buat sendiri. ''Kerja bisa lebih lega kalau tahu keluarga ada di dekat kita dan baik-baik saja''. Tidak tertarik membuat film layar lebar? ''Tentu saja. Hanya masalah waktu dan proses. Biar saya matengkan diri di bidang TV play dulu aja''. (G20-45) |