logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Agustus 2005 PANTURA
Line

Pemindahan Pasar Bawang Diminta Hati-hati

BATANG - Rencana pemindahan Pasar Bawang mendapat tanggapan positif dari para anggota DPRD Batang. Meskipun demikian, pemindahan itu diharapkan dilakukan secara hati-hati dan jangan sampai menimbulkan masalah.

Ketua Komisi C (Perekonomian) Suyono mendukung rencana pemindahan pasar itu. Namun dalam pelaksanaannya, semua kepentingan harus terakomodasi.

''Perlu dipersiapkan matang baik aspirasi pedagang maupun kesiapan lain,'' ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Osock Dasamuka SE. Dia melihat kondisi Pasar Bawang memang sudah tidak layak.

Karena itu, dengan pemindahan ke lokasi baru di Candigugur akan dapat mewujudkan peningkatan angkatan kerja, pendapatan daerah, serta kemakmuran masyarakat.

''Paradigma baru pasar sekarang ini tidak semakin ramai pengunjung tetapi justru semakin banyak pedagang. Ini tentu merupakan hal positif bagi peningkatan PAD melalui retribusi,'' ujar angota FPDI-P.

Pada perkembangannya nanti, Pasar Bawang yang berkegiatan hanya pada pasaran Pahing dan Wage dapat berubah menjadi harian. Kondisi pasar lama sekarang ini hanya mampu menampung 350-an pedagang.

''Saya berharap, setelah nanti pindah di Pasar Candigugur, model kegiatannya menjadi harian. Kini, Bawang sudah menjadi sentra pasar sayur sehingga kelak akan memiliki pasar tradisional dan pasar sayuran. ''

Perlu Waktu

Angota Komisi D (Bidang Pembangunan) Bejo Sapta Priyana mengemukakan, pemindahan pasar memerlukan waktu lama untuk meramaikan tempat baru. Karena itu, jangan sampai menimbulkan masalah bagi pedagang.

''Perlu ada skala prioritas, jangan sampai pemindahan pasar itu mengakibatkan pengangguran. Yang lebih utama, tidak membebani anggaran bagi pedagang lama,'' tegas anggota FAN itu.

Hal senada juga dikemukakan Carito. Dia berharap, pemindahan pasar yang berada di utara Dataran Tinggi Dieng itu benar-benar tepat sasaran dan fungsi. Artinya, keberadaannya bisa dimanfaatkan dan bermanfaat bagi masyarakat.

''Jangan sampai bangunan pasar jadi tapi pedagangnya tidak mau menempati. Saya mengakui, memang kondisi Pasar Bawang sudah tidak layak dan sudah selayaknya untuk dipindah,'' papar mantan Kades Cluwuk yang kini menjadi anggota Fraksi Partai Golkar itu.

Anggota Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) M Zaenudin SH berpendapat, pemindahan Pasar Bawang ke Candigugur harus berorientasi pada terciptanya tempat yang tertata dan tertib sesuai dengan perencanaan. Selain itu, mampu menciptakan keramaian dan membuka peluang kerja pedagang baru.

''Namun, itu semua harus diimbangi dengan terciptanya pusat lingkungan perdagangan yang representatif,'' tandas Ketua FPDI-P itu. (ar-52j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA