| Kamis, 11 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Petro Taklukkan Pimpinan KlasemenGRESIK-Di luar dugaan, Petrokimia Putra menaklukkan Persipura Jayapura 2-1 dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2005 di Stadion PT Petrokimia Gresik, kemarin. Kemenangan itu memberi harapan bagi mereka untuk lolos dari jurang degradasi. "Ini berkat kerja keras semua pemain. Mereka ingin mempersembahkan yang terbaik kepada suporter (Ultrasmania, Red) pada pertandingan terakhir di kandang," cetus pelatih Widodo C Putra kepada wartawan seusai pertandingan. Timnya masih menyisakan 3 pertandingan tandang, yakni menghadapi Persegi Gianyar, Persik Kediri, dan Persema Malang. Setelah menang atas pimpinan klasemen itu, Petro menggeser posisi Persibom dari urutan ke-11 klasemen sementara Wilayah II. Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000penonton itu, Petro tertinggal lebih dulu pada menit ke-4. Kerja sama rancak antara Mabenga Erich dan Korinus F membuahkan gol untuk tim Mutiara Hitam Mabenga Erich yang bergerak dari sisi kanan pertahanan langsung mengirimkan umpan matang kepada Korinus. Kendati dikawal beberapapemain belakang, namun Korinus mampu melepaskan diri. Dengan sekali sentuhan kaki kanannya, bola menggetarkan gawang "Kebo Giras" yang dikawal Udin Rafiudin. Tingkatkan Tempo Unggul 1-0, tim tamu makin meningkatkan tempo permainan. Serangan demi serangan terus dibangun pasukan asuhan Rachmad Darmawan ini. Namun, Petro mampu keluar dari tekanan pemain tengah dan depan lawan. Pada menit ke-33, mereka mampu menyamakan kedudukan berkat sundulan striker Jose Carlos Da Silva. Dia mampu memanfaatkan dengan baik umpan crossing yang dilayangkan M Basuki. Sedangkan gol kedua tuan rumah diciptakan gelandang serang Cristian "Chiko" Olivarez di akhir babak pertama. Dia memanfaatkan umpan Jose Carlos Da Silva ketika terjadi kemelut di depan gawang Jendry Pitoy. "Kesalahan fatal yang dilakukan pemain kami adalah mengendorkan serangan setelah unggul di menit keempat. Harusnya mereka terus menggedor pertahanan. Buktinya, di babak kedua pemain kami masih mampu mengurung lawan," kata Rachmad Darmawan kepada wartawan usai pertandingan. Pertandingan berjalan sangat menarik. Kedua tim silih berganti menyerang ke kubu lawannya. Kedua tim juga memiliki cukup banyak pelung emas di samping 3 gol yang bersarang ke gawang. Tapi, di babak kedua penampilan Persipura terlihat emosional. Body charge dan aksi tak sportif antarpemain kedua tim kerapkali terjadi. Kondisi ini diperparah kepemimpinan wasit Erwin Winter yang tampak kurang jeli. Para pemain tak jarang terlibat adu mulut. "Watak pemain Persipura ya keras begitu. Mereka tak emosional," tambah Rachmad. Wasit Erwin Winter mengeluarkan 3 kartu kuning, masing-masing untuk Jack Komboy dan Christian Worabay (Persipura) serta Yuttachack Usphorm (Petro Putra). Secara keseluruhan pertandingan berjalan lancar dan aman. Petrokimia Putra: Udin Rafiudin, Sulis Budi, Purwoko Yudi, Noah Romouald, Mulyono/Wahyu Wahab, Heri Purnomo (kapten), Ridwansyah/Jalaludin, Yuttachack U, Critstian Olivarez, Jose Carlos Da Silva, M Basuki. Persipura: Jendry Pitoy, David Darocha, Marwal Iskandar, Mabenga Erich, Eduard Ivakdalam (kapten), Korinus F, Jack Komboy, Mauly Lessy, Victor Sergio/Ian Kabes, Christian Worobay/Nasur Worobay, Victor Igbonebo.(G14-22) |