| Kamis, 11 Agustus 2005 | OLAHRAGA |
Gubernur Minta Jateng Masuk 3 Besar PONSEMARANG - Gubernur Jateng Mardiyanto benar-benar meminta kepada KONI Jateng untuk mewujudkan target masuk ''3 Besar'' pada PON XVII di Kalimantan Timur, 2008 mendatang. Sebab, selama ini kontingen Jateng selalu gagal memenuhi target tersebut. Permintaan orang nomor satu di Jateng tersebut disampaikan saat melakukan pengukuhan 131 atlet dan 43 pelatih Pelatda Jangka Panjang (PJP) tahap pertama, di depan seluruh jajaran pengurus KONI Jateng. Guna mewujudkan ambisi tersebut, persiapan Jateng menuju PON Kaltim lebih bagus daripada persiapan menuju PON XVI Palembang September 2004, lebih awal sembilan bulan. ''PON XVII Kaltim akan berlangsung pada bulan April tahun 2008, sehingga kalau dihitung, persiapan Jateng berlangsung selama 40 bulan. Waktu 40 bulan bukan waktu yang sedikit, sehingga persiapan yang lebih lama bisa mewujudkan obsesi masuk '3 Besar' di Kaltim nanti,'' pinta gubernur. ''Jabatan saya sebagai Gubernur Jateng akan berakhir tahun 2008, bersamaan dengan berlangsungnya PON Kaltim. Jadi kalau '3 Besar' tercapai, nantinya bisa kami jadikan untuk kenang-kenangan. Jadi pada saat tidak menjabat, saya sudah bisa tidur nyenyak,'' tandasnya, sambil meminta KONI Jateng memperhatikan atlet-atlet cacat, karena setelah PON berlangsung, dilanjutkan dengan Porcanas. Pada acara yang dimeriahkan oleh pelawak Marwoto dan Kirun serta pagelaran tinju cilik dari Sasana Kuda Sakti, juga menghadirkan mantan 'Lurah Jateng' HM Ismail, gubernur yang nyaris membawa Jateng terpeleset urutan '3 Besar' pada PON XIII 1993. Waktu itu hanya terpaut satu medali emas dari Jabar. Tambah 100 Atlet Sementara itu, dalam menanggapi keinginan gubernur, Ketua KONI Jateng H Murdoko kelihatan antusias untuk meningkatkan prestasi Jateng, dari peringkat IV menjadi '3 Besar'. Sekarang sudah terlihat, Jateng sudah melakukan persiapan yang lebih awal, sejak awal tanggal 2 Mei lalu PJP sudah dimulai, diikuti 131 atlet dan 43 pelatih. Kemudian, setelah mendapat kucuran dana dari APBD beberapa waktu lalu, jumlah atlet PJP ditambah 105 atlet dan 35 pelatih, terhitung sejak awal bulan Agustus ini, sehingga sekarang jumlah keseluruhan mencapai 236 atlet dan 78 atlet. ''Maksud dari PJP tidak lain adalah untuk menyiapkan, para atlet potensi Jateng dalam mencapai puncak prestasi, dengan tujuan memperbaiki peringkat di PON XVII Katim tahun 2008 mendatang,''' janji Murdoko. Pelatda Jangka Panjang (PJP), katanya, adalah bentuk pembinaan atlet secara berkelanjutan dan kesinambungan yang merupakan salah satu upaya untuk lebih meningkatkan dan mengintensifkan program latihan yang dilakukan oleh pelatih dan atlat. Disisi lain, tujuan PJP agar supaya pelatihan berjalan secara intensif, terkendali untuk mencapai target latihan yang sudah direncanakan. Mengembangkan dan meningkatkan faktor teknik, fisik, taktik dan mental secara optimal. ''Di samping itu, juga untuk memudahkan dalam mengendalikan dan mengontrol gizi makanan, dan kesehatan atlet selama menjalani latihan. Sampai PON 2008, PJP akan berlangsung empat tahap, kurang lebih memakan waktu 40 bulan,'' tandasnya. (C16,knd-28v) |