logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Agustus 2005 OLAHRAGA
Line

Messina Bertahan, Torino Gagal

MILAN - Messina akhirnya tetap di Seri A Liga Italia setelah banding terakhirnya dimenangkan Komisi Banding Federal (TAR), kemarin. Namun banding Torinno ditolak karena data keuangannya palsu.

TAR adalah tempat terakhir bagi Messina dan Torino untuk memastikan nasibnya sehubungan dengan putusan Persatuan Sepak Bola Italia (FIGC) yang memaksa mereka main di Seri B musim depan. TAR sebelumnya sudah membuat keputusan serupa, namun FIGC bersikukuh kedua klub itu memiliki masalah keuangan.

Beruntung bagi Messina karena bandingnya yang menyertakan jaminan keuangan terbaru ternyata dianggap memenuhi syarat oleh pengadilan. Dengan hasil ini, Messina dipastikan tampil pada Seri A musim depan. Keputusan ini membuat Bologna tetap terdegradasi ke Seri B.

Selain itu, TAR memutuskan menolak banding Torino. Klub sekota Juventus ini terbukti memberikan jaminan keuangan palsu dari bank sebesar 26 juta pound. Torino masih diberi kesempatan mendaftarkan jaminan keuangan yang baru, namun hingga saat ini belum ada hasil positif.

"Kami akan memberikan jaminan bank yang baru, kendati saya tak yakin dengan hasilnya. Meski demikian, setidaknya itu menunjukkan kami tetap berusaha bertindak benar. Kami tak akan lari dari tanggung jawab," ujar Presiden Torino Attilio Romero.

Tunda Pengumuman

Sebelumnya, FIGC menunda pengumuman jadwal pertandingan untuk musim 2005-2006. Sebab, selain Seri A, kompetisi di Seri B dan C mengalami permasalahan serupa. Namun rencana pertandingan pertama Seri A yang akan digelar pada 28 Agustus tak mengalami perubahan.

Krisis keuangan tampaknya belum mau pergi dari sepak bola Italia. Parma dan Lazio, dua anggota Seri A, pernah goyah gara-gara problem keuangan. Namun kedua klub itu akhirnya selamat berkat kehadiran para investor baru.

Sebaliknya, kasus yang dialami Genoa sedikit berbeda. Klub ini gagal promosi ke Seri A karena terbukti melakukan pengaturan skor. Keputusan pembatalan Genoa membuat fans marah dan melakukan perusakan.

Pada musim ini klub-klub top Italia mulai berhemat. Mereka tak lagi menghambur-hamburkan uang untuk membeli pemain-pemainbintang. (rtr,dtc,A7-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA