| Kamis, 11 Agustus 2005 | SEMARANG |
Larikan Pacar, Dilaporkan PolisiDEMAK - Polres Demak kemarin menerima laporan mengenai dua gadis di bawah umur dari desa berbeda, yang dilarikan oleh pacar masing-masing. Sudah beberapa minggu keduanya belum pulang. Diduga, mereka nekat melakukan tindakan itu lantaran cintanya tidak mendapat restu orang tua. Laporan pertama disampaikan Supartono (43), warga Dukuh Ngacir RT 01 RW 02 Desa Kebonsari, Kecamatan Dempet, Demak. Bunga (15), anak gadisnya sudah beberapa minggu tidak pulang. Dia menduga, anaknya dilarikan MS (25) yang masih tetangganya sendiri, sejak Selasa (14/6) pukul 13.30. Dugaan itu bukan tanpa alasan, karena dari informasi teman sepermainan anaknya, MS yang membawa lari Bunga. Keterangan kepada petugas, peristiwa itu bermula saat anak gadisnya diajak pergi MS yang dikenal sebagai pacarnya untuk main ke Semarang. Namum hingga beberapa hari tidak pulang, bahkan sudah sebulan lebih. Kejadian itu tentu membuat orang tua Bunga khawatir. Terlebih, tidak ada kabar tentang keberadaannya. Tidak Tahu Semula, dia telah menanyakan kepada orang tua MS. Namun mereka juga tidak mengetahui keberadaan anak tersebut. Beberapa upaya telah dilakukan, termasuk menanyakan kepada saudara dan teman anaknya. Karena tidak ada titik terang, Supartono lantas melaporkan kejadian tersebut ke petugas Polres Demak. Sementara itu, kejadian serupa juga dialami Sukardi (45), warga Desa Katonsari, Demak Kota yang anaknya dilarikan kekasihnya. Sebut saja Mawar (17), bukan nama sebenarnya, karyawan sebuah pabrik mebel di daerah Onggorawe Sayung ini, sejak Senin (1/8) dilarikan AS (23), pacarnya, warga Desa Batu, Kecamatan Karangtengah Demak. Menurut pelapor, anaknya dilarikan AS dengan cara menjemputnya usai kerja, sekitar pukul 17.00. Informasi itu dia peroleh dari teman kerja Mawar. Sebelumnya telah dilakukan pencarian ke keluarganya, termasuk teman-teman Mawar maupun teman AS. Namun, usaha itu tidak membuahkan hasil. Anaknya tetap belum diketahui keberadaannya. Seminggu berlalu, ternyata kabar anaknya itu tidak juga terdengar. Sukardi lantas melaporkan kejadian itu ke Polres Demak. (H1-37d) |