SUARA MERDEKA
 
INDEKS MURIA Rabu, 10 Agustus 2005

BLORA- Untuk kali kesekian, Blora diramaikan aksi unjuk rasa. Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Blora Merdeka (AMBM), kemarin mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari).

KUDUS - Diduga memiliki uang palsu (upal), Taslimah (42) dan Sarini (50), belum lama ini terpaksa harus mendekam di tahanan Mapolres Kudus.

WAJAH mahasisiwi semester IV Program Studi (Progdi) Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK) ini relatif cantik. Saat berbicara dengan orang lain, dia cukup ramah terhadap lawan bicaranya.

WAJAH Yongky (40), penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kudus, tampak memperlihatkan kesedihan yang mendalam.

PATI- Perwakilan kepala desa (kades) di wilayah Pati selatan kemarin datang ke kantor Bappeda di Jalan Raya Pati-Kudus Km 3,9.

BLORA - Payung hukum pembentukan perusahaan daerah (perusda) pengelolaan potensi minyak dan gas (migas) akhirnya disetujui DPRD Blora.

BAGI sebagian petani, terutama yang mempunyai lahan tadah hujan, musim kemarau adalah saatnya mencari pekerjaan sambilan. Bagaimana tidak, ketiadaan air menyebabkan mereka harus memutar otak untuk tetap dapat menghidupi keluarganya.

REMBANG - Ketua KUD Saroyo Mino Rembang, Kasnadi SSos, kemarin mengakui bahwa pada 1999 pihaknya pernah mengambil kredit di Bank BPD Jateng Cabang Rembang.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora (terpilih) Ir H Basuki Widodo dan Drs R Yudhi Sancoyo MM, Kamis (11/9) akan dilantik oleh Gubernur H Mardiyanto. Berikut laporan wartawan Urip Daryanto dan Abdul Muiz mengenai apa yang akan dilakukan kedua orang yang akan memegang tampuk pimpinan di Blora periode 2005 - hingga 2010 mendatang itu.

JEPARA - Ahmad Arif (16) siswa SMK Negeri I Jepara, belum lama ini ditahan di Mapolres Jepara. Pasalnya, siswa kelas I itu dilaporkan memukul kakak kelasnya, Sholihin. Kepala SMK Negeri I Ade Sopiali SPi menjelaskan, kejadian berlangsung pukul 07.00. Arif yang beralamat di Kelurahan Jobokuto RT 17 RW 5 sedang makan di warung yang lokasinya sekitar 50 meter di luar pintu gerbang sekolah.

KUDUS - Pemkab Kudus makin mengoptimalkan kedisiplinan PNS dan PHD yang ada di masing-masing unit kerja. Salah satu upayanya adalah memberikan kartu izin meninggalkan tempat kerja di dinas luar. Bupati Ir HM Tamzil secara simbolis memberikan kartu izin berikut kartu Askes kepada perwakilan PNS dan PHD dalam apel pagi yang digelar Selasa kemarin. Tamzil mengimbau agar kartu tersebut dapat digunakan secara tepat dan proporsional. (H8-54h)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA