SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Rabu, 10 Agustus 2005

WASHINGTON - Amerika Serikat berniat mencekal Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad yang memohon visa untuk menghadiri sidang PBB di New York. Pencekalan itu dilakukan karena Ahmadinejad diduga terlibat dalam penyerbuan ke Kedubes AS pada 1979.

WINA - Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menggelar sidang darurat Selasa kemarin menanggapi dimulainya aktivitas reaktor pengolahan uranium Iran.

NEW YORK - Setelah eks kepala program minyak untuk pangan PBB Benon Sevan didakwa menerima uang suap hampir 150.000 dolar AS, seorang pejabat PBB lainnya ditangkap atas tuduhan serupa.

RIYADH - Reformasi masih bergulir di Kerajaan Arab Saudi. Raja Abdullah dari Arab Saudi memberikan pengampunan kepada lima aktivis Senin kemarin, termasuk di antaranya adalah tiga orang yang dihukum sembilan tahun penjara karena menyerukan reformasi politik di kerajaan itu.

KATHMANDU - Lebih dari 140 tentara hilang setelah pemberontak Maois menyerang kamp Angkatan Darat di Nepal barat, kata seorang perwira militer Selasa kemarin. Kelompok emberontak mengaku telah menewaskan 159 tentara pemerintah.

MANILA - Militer Filipina secara terang-terangan berusaha mengganjal tuduhan terhadap Presiden Gloria Macapagal Arroyo. Militer menyatakan, seorang perwira yang diajukan sebagai saksi oleh oposisi tidak layak dipercaya.

BERLIN - Jerman yang dikenal mampu mengatasi persoalan ekonomi dan membuat berbagai terobosan teknologi ternyata tidak mampu menyepakati aturan untuk mengeja beberapa kata sederhana.

SEOUL - Bermain game tak hanya mengasyikkan, tetapi juga mematikan. Lantaran keasyikan main game online selama 50 jam tanpa henti, seorang pemuda Korea Selatan meninggal terkena serangan jantung.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA