SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Rabu, 10 Agustus 2005

SEMARANG-Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) DPRD Jateng meminta Pemprov memperhatikan secara serius potensi kandungan minyak dan gas bumi (migas) yang ada di Blok Cepu. Sementara itu, pemerintah menolak tegas keinginan Pertamina menguasai Blok Cepu.

SEMARANG-Potensi penyaluran kredit perbankan di Jateng tahun 2005 cukup terbuka, khususnya ekspansi kredit investasi dan UMKM. Berdasarkan hasil Survei Senior Credit Officer (SSCO) menunjukkan, ada kecenderungan penyaluran kredit konsumsi menguat, namun realisasi kredit investasi masih kecil, sehingga bisa dikembangkan.

SEMARANG-Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Perwakilan Semarang menjamin tidak akan ada pembatalan jadwal penerbangan rute Semarang-Jakarta. Jaminan itu terkait rencana mogok kerja awak kabin yang tergabung dalam Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) pada 12, 13, dan 14 Agustus.

SEMARANG-Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah akan makin dikontrol ketat oleh pemerintah provinsi, dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag). Potensi kebocoran pada komoditas vital itu dinilai besar, sehingga perlu ada pengawalan.

SEMARANG-Pameran elektronika Semarang Global Fair (SGF) 2005 yang digelar 26 Juli-9 Agustus di Atrium Java Supermal yang diikuti 30 vendor (pemegang merek) dinilai sukses. Pameran ini berhasil membukukan transaksi sebanyak 6.580 unit.

 

YOGYAKARTA-Banyak orang menyebut pesta perkawinan sebagai a celebration of love, sehingga layak dirayakan dengan penuh kemeriahan. Pernikahan dimana pun dan bagi siapa pun merupakan peristiwa besar. Tidak heran banyak usaha, biaya dan waktu yang dikerahkan dalam perencanaan pesta tersebut.

SEMARANG-Humas PT Pertamina Unit Pemasaran IV Jateng dan DIY Heppy Wulansari menyatakan, untuk penyelesaian masalah status Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di Pertamina diatur dengan perjanjian kerja kelautan yang berdasar pada kitab undang-undang dagang dan niaga.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA