| Rabu, 10 Agustus 2005 | SALA |
OJOLALISebagian Kios Masih TutupBOYOLALI - Sebagian kios dan toko di Pasar Sunggingan Baru Boyolali, hingga kini masih belum dimanfaatkan penghuninya. Padahal mereka sudah resmi pindah dari pasar darurat akhir Juli lalu. Menurut Kepala Cabang Dinas Pasar Sunggingan FX Djoeasto SE, sebagian kios itu masih kosong karena masih direhab atau ditata oleh pemiliknya. (shj-16m) Manfaatkan Lahan Pasang Surut BOYOLALI - Sebagian warga Desa Genengsari, Kedungmulyo dan desa lain di Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali, memanfaatkan lahan pasang surut Waduk Kedungombo. Mereka menanam padi, jagung, dan palawija di pinggiran waduk. Hasilnya ternyata cukup baik. Menurut Camat Kemusu Agus Purmanto SH, menanam di lahan pasang surut sebenarnya dilarang. Sebab, akan mendangkalkan waduk. Meski demikian, warga tetap menanam karena tanahnya subur. (shj-16m) Sosialisasi Pendataan Sosek WONOGIRI - Bupati Wonogiri diwakili Sekda Drs Mulyadi MM, Selasa (9/8), membuka Sosialisasi Pendataan Sosial Ekonomi (sosek) Penduduk tahun 2005. Acara yang digelar di ruang data ini diikuti 50 pimpinan dinas maupun instansi di lingkungan Pemkab. Sekda Drs Mulyadi mengatakan, agar upaya mengurangi beban hidup penduduk miskin bisa tepat dan akurat, perlu pendataan kemiskinan. Dengan demikian, penyaluran dana bantuan pun bisa tepat pada sasarannya. Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Ir Sri Ariyanto menjelaskan, Pendataan Sosial Ekonomi Penduduk 2005 bertujuan untuk menyusun directory rumah tangga miskin dan berisi informasi mengenai siapa dan di mana rumah tangga miskin maupun kategori rumah tangga miskin yang meliputi yang hampir miskin, miskin, dan sangat miskin. Begitu juga dengan ciri-ciri rumah tangga miskin. (P27-16m) Monitoring Pelaksanaan Raskin WONOGIRI - Tim pusat yang dipimpin Drs Anton Wuryanto MSi melakukan monitoring pelaksanaan penyaluran bantuan beras untuk keluarga miskin (raskin) di Kabupaten Wonogiri. Kedatangannya disambut Bupati H Begug Poernomosidi SH didampingi Asisten Sekda Drs Dwiputro Setyantomo MM di Ruang Graha Personalia. Ikut menyambut kehadiran tim pusat, tim monitoring dari Provinsi Jateng, para sukarelawan LSM, dan camat se-Kabupaten Wonogiri. Tim pusat dalam pesannya berharap, penyaluran raskin hendaknya memperhatikan lima tepat, yakni tepat sasaran, manfaat, waktu, administrasi, dan harga. Di Wonogiri, tim melakukan peninjauan ke wilayah penerima raskin di Kecamatan Purwantoro. (P27-16m) Kabel Dicuri, Telepon Putus KLATEN - Ratusan meter kabel telepon milik PT Telkom Klaten Dukuh/Desa Pokak Kecamatan Ceper, Klaten diketahui hilang, Senin (8/9) pukul 08.00. Akibatnya, warga sekitar tak bisa berkomunikasi lewat telepon. Menurut informasi, kejadian itu diketahui setelah ada laporan dari Sumpono (44), warga Dukuh Sragon Desa Mlese Kecamatan Ceper kepada Tri Wahyudi (42), karyawan PT Telkom. Sumpono memberitahu bahwa saluran telepon dari Dukuh Pokak dan Dukuh Kasaran tidak bisa digunakan. Tri kemudian melakukan pengecekan di lapangan. Ternyata, 400 meter kabel telepon di Dukuh Pokak yang sepi dan jauh dari pengawasan, sudah tidak ada. Dia kemudian melaporkan hal itu ke Polsek Ceper. Akibat kejadian tersebut, PT Telkom rugi Rp 35 juta. (F5-16m) |