| Rabu, 10 Agustus 2005 | SALA |
Kapolres Jadi Korban PencatutanSRAGEN - Kapolres Sragen AKBP Drs Suradiyana akhir-akhir ini sering menjadi korban pencatutan nama. Dalam seminggu ini tak kurang dia sudah mendapat tiga kali telepon pengaduan dari sejumlah pejabat di Kabupaten Sragen. Kepada sajumlah wartawan yang menemuinya, kemarin, dia mengatakan, akhir-akhir ini namanya memang sering dicatut untuk kedok penipuan terhadap para pejabat. Menurut dia, orang yang mencatut namanya itu biasanya melakukan dengan cara menelepon. ''Dengan mengatasnamakan saya, penelepon gelap tersebut mengajukan permintaan uang dengan alasan untuk keperluan pihak kepolisian Sragen,'' paparnya. Tak urung, pencatutan nama seperti itu akhirnya membuat orang nomor satu di jajaran Polres Sragen itu merasa gerah. Bahkan dia juga mengaku geregetan dan ingin menangkap pelakunya. Namun meski merasa gerah, Kapolres masih bersyukur karena sampai saat ini belum ada yang menjadi korban pencatutan namanya itu. ''Beruntung, tiga pejabat tersebut tidak langsung percaya begitu saja, namun mereka menghubungi saya terlebih dahulu. Saya pun langsung mengatakan bahwa itu tidak benar,'' katanya. Dengan adanya peristiwa tersebut Kapolres mengimbau para pejabat dan masyarakat untuk menghindari atau mengantisipasi penipuan yang mencatut nama dirinya dengan segera mengonfirmasikannya langsung kepadanya. ''Cara ini bisa untuk menghindari terjadi penipuan yang mencatut nama saya,'' tuturnya. (G19-16n) |