| Rabu, 10 Agustus 2005 | SALA |
Warga yang Terlibat Tawuran DipulangkanKLATEN - Puluhan warga yang diamankan karena terlibat tawuran antarwarga di Dukuh Tiyasan, Desa Tanjungsari, Kecamatan Manisrenggo, Klaten pada Minggu (7/8) lalu, kemarin sudah dipulangkan. Namun, barang bukti masih diamankan aparat kepolisian. Menurut sejumlah warga yang enggan disebut namanya, setelah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Klaten, mereka kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing. Pemeriksaan intensif berlangsung sejak Minggu hingga Senin (8/8). Saking banyaknya warga yang diperiksa, sampai-sampai mereka duduk lesehan menunggu giliran pemeriksaan. Kemarin siang suasana Satreskrim sudah sepi, tak satu pun warga yang berada di sana. Berdasarkan informasi, suasana di sekitar lokasi kejadian sudah mulai terlihat normal kembali. Sebagian besar warga sudah kembali melaksanakan aktivitasnya dan tidak terpengaruh dengan tawuran massal yang terjadi saat kerja bakti. Tidak Mengetahui Menurut mereka, banyak warga setempat yang bekerja sebagai pegawai atau buruh di luar desanya dan baru kembali saat senja. Karena itu, banyak warga setempat yang tidak mengetahui perkelahian massal itu. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Tanjungsari yang sedang melakukan kerja bakti mempersiapkan peringatan 17 Agustus itu terlibat perseteruan dengan warga Desa Nangsri, Minggu (7/8) pukul 08.30. Akibat tawuran itu, empat warga di kedua belah pihak terluka. Mereka adalah Mujiyono (30) dan Wonda (35), keduanya warga Dukuh Tegalrejo Desa Nangsri, Belut Siswanto (30) warga Dukuh Pangkruk Desa Barongan, dan Triyono (41) warga Dukuh Tiyasan, Desa Tanjungsari. Selain itu, delapan sepeda motor milik warga Desa Nangsri yang digunakan untuk mendatangi warga Desa Tanjungsari rusak parah diamuk massa. Kerugian materi akibat perkelahian tersebut diperkirakan mencapai Rp 25 juta. Setelah kejadian, 28 warga diamankan untuk dimintai keterangan oleh aparat kepolisian beserta sejumlah senjata tajam. Motor yang dirusak itu juga disita sebagai barang bukti. Kapolres Klaten AKBP Drs Arief Dharmawan melalui Kaurminops Reskrim Iptu Barozi mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan secara intensif. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan barang bukti telah disita. (F5-16n) |