logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Agustus 2005 EKONOMI
Line

SGF 2005 Bukukan Transaksi 6.580 Unit

SEMARANG-Pameran elektronika Semarang Global Fair (SGF) 2005 yang digelar 26 Juli-9 Agustus di Atrium Java Supermal yang diikuti 30 vendor (pemegang merek) dinilai sukses. Pameran ini berhasil membukukan transaksi sebanyak 6.580 unit.

Ketua penyelenggara SGF 2005 Gouw Andy Siswanto mengakui pameran dikunjungi lebih dari 10.000 orang pada hari biasa. Untuk akhir pekan, jumlah pengunjung bisa mencapai 12.000-15.000 orang. "Omset masih didominasi penjualan tunai sebesar 68 persen dan penjualan kredit 32 persen. Artinya terjadi peningkatan dibandingkan penjualan SGF sebelumnya (1-16 Februari 2005) sebanyak 5.855 unit," ungkapnya.

Andy menambahkan, pameran kali ini, tantangannya lebih berat, karena keadaan ekonomi kurang mendukung. "Untunglah, SGF 2005 berlangsung dalam waktu hampir bersamaan dengan acara internasional peringatan 600 tahun pendaratan Laksamana Cheng Ho, sehingga akhir pekan lalu, SGF dibanjiri pengunjung. Banyak konsumen datang dari luar kota seperti Kudus, Jepara, dan Temanggung," ujarnya.

Mengenai produk yang paling diminati konsumen, dia menyebut angka penjualan TV menduduki urutan teratas dari total angka penjualan SGF (sekitar 30%). Disusul dengan kulkas, mesin cuci, dan home theatre. Urutan 5 besar penjualan produk elektronik di SGF 2005 diraih LG, Sony, Samsung, Toshiba, dan Sharp. Untuk produk rumah tangga, penjualan terbaik (omset tertinggi-red) diraih Electrolux, Teka, dan Modena. Stan dengan transaksi penjualan terbanyak diraih Niko," jawab Managing Director Global Electronic itu.

Manfaat adanya pameran SGF dirasakan 2 stan yang mengalami lonjakan penjualan cukup drastis, yaitu LG Electronics dan pendatang baru, Teka. Octavianus Hananto, Branch Manager LG, menuturkan target yang dipatoknya sebelum pameran sebesar Rp 1 miliar mampu terlampaui. "Produk yang paling laku adalah TV Flat ukuran 21-29 inch. Produk ini terjual lebih dari 100 unit," katanya.

Sementara itu, Rami S Kuwatly, President Director PT Teka Buana, produsen peralatan rumah tangga, mengungkapkan jumlah penjualan mencapai 2 kali lipat dari target yang ditetapkan. (H10-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA