logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Agustus 2005 BANYUMAS
Line

Napi Nusakambangan Diajari Komputer

MUNGKIN demikianlah ide dasar digelarnya program Kejar Paket B dan C serta kursus komputer pada Selasa (9/8) kemarin di LP Besi Pulau Nusakambangan. Layaknya orang bebas, para narapidana (napi) juga berhak menjadi cerdas, pintar, dan berpendidikan.

''Banyak sekali waktu luang di sini. Mereka bisa jenuh dan bosan. Sangat tepat jika mereka dapat mengisi waktu dengan belajar dan membaca,'' kata Kepala LP Besi, Ilham Jaya.

Menurutnya, sebagian dari napi LP Besi adalah napi dengan masa tahanan lebih dari 10 tahun. Dalam kurun waktu itu, mubazir jika seorang napi tidak mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat.

''Pelaksanaan program Kejar Paket B dan C serta kursus komputer itu hanya sebagian dari kegiatan yang sudah kami selenggarakan untuk napi. Harapan kami, program ini akan bermanfaat,'' kata Ilham.

Berdasarkan data, sebenarnya program hasil kerja sama Dirjen Pendidikan Luar Sekolah Diknas dengan Dirjen Pemasyarakatan Depkeh dan HAM itu pernah digagas beberapa waktu lalu. Namun karena suatu alasan, program tersebut macet dan baru bisa dimulai lagi pekan ini.

Dua Kali Seminggu

Peserta dalam program Kejar Paket B dan C di LP Besi itu 40 orang. Mereka adalah napi yang memenuhi syarat untuk diikutkan dalam program tersebut. Para napi itu akan diberi materi pelajaran umum setingkat siswa SMP dan SMA. Pelajaran dilakukan dua kali seminggu.

Waktu belajar napi siswa Kejar Paket B adalah setiap Senin dan Kamis pukul 08.00-10.00, sedangkan napi yang menjadi siswa Kejar Paket C adalah setiap Senin dan Kamis pukul 10.00-12.00.

''Sistem pengajaran dan materi yang diajarkan juga tidak beda dengan Kejar Paket B dan C bagi orang-orang di luar penjara,'' kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs Sutoyo.

Menurutnya, para napi yang lulus kelak diharapkan dapat menggunakan ijazah yang mereka peroleh untuk mencari pekerjaan di dunia bebas.

Lebih jauh dia mengungkapkan, program Kejar Paket B dan C di LP Besi itu merupakan salah satu upaya Diknas dalam menuntaskan Program Wajib Belajar Sembilan Tahun.

Pelaksanaan kursus komputer di LP Besi, ada sesuatu yang menarik. Yakni, dua tentor yang memberikan pelajaran komputer itu juga napi LP Besi yang kebetulan adalah sarjana komputer. (Mohamad Sobirin-55n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA