logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 10 Agustus 2005 BANYUMAS
Line

Empat Calon Ramaikan Bursa Kadiknas

Bupati Diminta Umumkan Nama

PURWOKERTO - Kalangan Dewan Pendidikan Banyumas mengharapkan, tiga nama calon kepala Dinas Pendidikan usulan Bupati HM Aris Setiono ke Gubernur Mardiyanto bisa diumumkan ke publik. Tujuanya, agar masyarakat bisa menilai dan memberikan masukan kepada Bupati dan Tim Baperjakat Provinsi yang kini tengah menggodok proses tersebut.

Permintaan itu disampaikan Hindaryun NTS dan Muhammad Al Habsy, dua anggota Dewan Pendidikan Banyumas secara terpisah, kemarin. ''Masyarakat perlu tahu siapa saja mereka meskipun keputusan tetap berada di tangan Bupati dan Tim Baperjakat,'' ujar Hindaryun.

Jabatan kepala Dinas Pendidikan, ujar dia, sangat terkait dengan publik karena dunia pendidikan lebih banyak berhubungan dengan kepentingan masyarakat luas. Jika sejak awal masyarakat sudah mengetahui siapa mereka, minimal sebelum penetapan, Dewan bisa memberikan masukan demi kemajuan pengelolaan dunia pendidikan.

''Yang penting mereka yang dicalonkan punya latar belakang dunia pendidikan. Jangan asal dekat dengan pejabat tertentu atau mendapat dukungan dari ormas,'' tandasnya.

Moralitas

Al Habsy mengemukakan, pengumuman calon-calon tersebut juga tidak akan memperkeruh suasana. Sebab, jabatan kepala Dinas Pendidikan adalah jabatan karier dan bukan politik. Bedanya, dinas tersebut memang lebih banyak berhubungan dengan masyarakat dan punya anggota paling banyak pula. Masalah yang dihadapi juga banyak sehingga figur yang terpilih nanti harus benar-benar mengetahui dan menguasai masalah dunia pendidikan.

Sebelumnya, Bupati menekankan, untuk sementara tiga nama kandidat yang dia usulkan belum bisa diumumkan karena prosesnya belum selesai. Kalau sudah ada keputusan, pasti baru akan diumumkan. Itu untuk menjaga agar suasana tetap kondusif dan masyarakat diminta bisa memaklumi hal tersebut.

''Empat hal yang perlu dipegang kepala Dinas Pendidikan baru nanti, yaitu moralitas, idealis, profesional, dan realistis. Realistis, maksudnya kalau menyusun anggaran untuk renovaasi bangunan sekolah misalnya, ya sesuai dengan skala prioritas dan berdasar pantauan lapangan,'' ungkap Al Haqsi.

Informasi yang dihimpun Suara Merdeka, calon kepala Dinas Pendidikan yang semula santer disebut-sebut ada empat orang. Tiga orang dari kalangan internal sedangkan seorang dari luar tetapi sebelumnya terkait dengan dinas tersebut.

Nama itu adalah Ahmad Supartono yang kini menjabat Kepala Humas dan Protokol. Sementara itu, tiga nama dari lingkungan internal adalah Haris Nurtiyono, Slamet Sudiro, dan Chaerul Fuadi. (G22-55j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA