logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 06 Agustus 2005 PANTURA
Line

LINTAS PANTURA

Mega Juara II Olimpiade Matematika

BREBES - Mega Pradipta Fainallazi, murid kelas VI SDN Salem 04, Kabupaten Brebes keluar sebagai juara II Olimpiade Matematika, tingkat Jawa Tengah. Putri pasangan Drs Dedi Priyono dan Warningsih itu berhak mewakili Jateng pada lomba yang sama di Jakarta, awal September mendatang. Lomba tingkat Jateng berlangsung pada 3-5 Agustus di Islamic Center Manyaran. Ayah Mega, Dedi Priyono yang juga pengawas TK-SD Dinas Cabang Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kecamatan Salem mengemukakan, dalam kegiatan itu Brebes mengirim lima peserta untuk beberapa mata lomba. (wh-50j)

PKS Bantu Korban Kecelakaan

PEMALANG - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pemalang memberikan bantuan kepada Meti Martias Sulas (16), warga Dukuh Danayasa, Desa Kaligelang, Kecamatan Taman, yang menjadi korban kecelakaan, kemarin. Meti mengalami kecelakaan kedua kakinya tergilas truk tronton hingga cacat tak bisa berjalan. Sementara pihak sopir ataupun perusahaan truk yang menabrak dibebaskan dalam persidangan di Pengadilan.(sf-17h)

Tertipu SMS, Rp 13 Juta Amblas

TEGAL - Gara-gara tertipu pesan singkat (SMS) dengan iming-iming hadiah, Nining Kurniasih (35), warga Cabawan, Margadana, Kota Tegal, kemarin tertipu Rp 13 juta.

Cerita tersebut bermula saat melapor ke polisi, dia mendapat pesan SMS dari seseorang yang akan memberikan hadiah Rp 7 Juta. Boleh jadi karena tergiur, korban mengikuti petunjuk SMS tersebut. Beberapa saat kemudian, dia menerima telepon dari seseorang yang memandu untuk mentransfer uang melalui ATM sebuah bank di Jalan Mayjen Sutoyo. Ketika mengoperasikan ATM, tiba-tiba uang yang tersimpan dalam tabungannya sebesar Rp 13 juta amblas. Dia hanya menerima lembaran bukti transaksi ATM. Kapolresta AKBP Ali Tarunajaya SSos melalui Kasat Reskrim ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk melacak modus penipuan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan bank yang bersangkutan. (G12-17h)

Minum Miras Ditahan

KAJEN - Akibat minum minuman keras (miras) di sekitar Pasar Doro, Kabupaten Pekalongan, enam remaja ditangkap polisi. Mereka harus menjalani pemeriksaan intensif, dan selanjutnya harus mengikuti sidang tindak pidana ringan.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan, AKP Usup Sumanang SH, didampingi Kaur Binop, Harry S, mengatakan, keenam remaja itu ditangkap Kamis malam sekitar pukul 23.00. Mereka yang sedang asyik mabuk di pinggir jalan umum tersebut, langsung ditangkap karena melanggar Pasal 505 KUHP.(G16-19a)

Hamili Anak Kandung Ditangkap

BUMIAYU - Sarkun (45), kuli bangunan asal Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Brebes, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya dengan meringkuk di sel tahanan polisi. Pasalnya, dia tega menghamili anak kandungnya sendiri sampai akhirnya melahirkan. Aib Sarkun terungkap ketika akhir Juli lalu tetangganya mencium gelagat tidak beres. Bunga (20), anaknya yang masih gadis tiba-tiba melahirkan di RSI Hidayah, Purwokerto.

Usut punya usut, Bunga mengaku lelaki yang menghamili adalah ayahnya sendiri. Polisi akhirnya menangkap tersangka. Di depan polisi, lelaki berbadan tegap itu mengakui perbuatannya. Perbuatan itu dilakukan sekitar September 2004. Kapolsek Paguyangan Iptu Ruslan mengatakan, tersangka kini ditahan untuk menjalani proses selanjutnya. (wh-19h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA