| Sabtu, 06 Agustus 2005 | SEMARANG |
Tiga Orang Tewas Terlindas TrukSEMARANG- Tiga kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang Kamis (4/8) malam hingga Jumat (5/8) pagi. Akibatnya, tiga orang tewas. Para korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala, karena terlindas truk. Dua di antara tiga pengemudi truk yang memicu musibah kabur, sedangkan seorang pengemudi diamankan polisi. Peristiwa pertama terjadi di Jl Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Balai Kelurahan Pudakpayung, Kamis pukul 19.30. Korban adalah Edy Raharjo (35), warga Jl Sambong, Banjarnegara. Saat kejadian, lelaki itu membonceng motor Honda Supra R-2511-MD yang dikemudikan kerabatnya, Rano (18), asal Desa Tanjungtirta, Punggelan, Banjarnegara. Malam itu mereka dalam perjalanan ke Semarang. Menurut saksi, motor melaju dalam kecepatan sedang dari arah selatan ke utara. Di lokasi kejadian, Rano hendak menyalip sebuah mobil, namun motor yang dia kendarai diduga terlalu ke kanan. Sementara dari depan meluncur sedan Mercedes Benz dalam kecepatan tinggi. Kedua kendaraan itu bertabrakan. Akibatnya, Rano dan Edy berikut motor yang mereka naiki terpental beberapa meter. Edy terjatuh dan langsung terlindas sebuah truk yang muncul dari arah selatan. Ia tewas seketika. Sedangkan Rano, meski pingsan dan mengalami luka parah, nyawanya masih terselamatkan. Sedan Mercedes dan truk yang tak diketahui nomor polisinya itu, langsung tancap gas meninggalkan kedua korban yang terkapar. Selang 15 Menit Sementara itu, Jumat pagi dua kecelakaan yang merenggut nyawa terjadi dalam selang waktu 15 menit. Peristiwa pertama di Jl Walisongo Km 11, tepatnya di depan kantor PLN Randugarut, sekitar pukul 09.15. Korban, Wicaksono Aris Sulistyo (19), warga Purwoyoso RT 4 RW 12 Ngaliyan, tewas terlindas sebuah dump truck tak dikenal yang sama-sama melaju dari arah barat. Truk itu langsung kabur. Sebelum terlindas, korban yang mengendarai motor Yamaha Jupiter H-2820-SW, terlebih dahulu menabrak truk H-1483-US yang dikemudikan Nurcholis (27), asal Desa Lanji, Patebon, Kendal. Menurut pengakuan Nurcholis, saat itu dia hendak berputar arah kembali ke barat. Baru saja hendak berbelok, tiba-tiba dia mendengar suara benturan keras. Sedangkan peristiwa kedua yang terjadi sekitar pukul 09.30 di pertigaan Pasar Jrakah Jl Siliwangi merenggut nyawa Suryo Banar (17), warga Jl Mulia, Kraton Lor, Pekalongan. Korban membonceng kakaknya, Harum Zudaesih (23), yang mengendarai motor Honda Grand G-5810-KA. Kecelakaan bermula saat motor hendak menyalip sebuah bus yang sedang berhenti di tepi jalan. Ketika motor sudah berada di samping kanan bus, muncul truk DK-8397-BZ yang dikemudikan Wahyono (33), warga Tulis, Batang. Truk juga hendak menyalip bus. Akibatnya, motor terjepit di antara bus dan truk. Dalam posisi yang tak menguntungkan itu, setang motor menyenggol badan truk sehingga oleng. Harum terpelanting ke kiri, sedangkan adiknya terjatuh ke kanan dan terlindas ban truk. Suryo tewas seketika. Musibah ini diduga dipengaruhi juga oleh banyaknya tumpukan tanah di tepi jalan akibat proyek pemasangan kabel oleh sebuah perusahaan telekomunikasi. (G3-37) |