| Sabtu, 06 Agustus 2005 | INTERNASIONAL |
ASI Diolah Jadi ObatLOS ANGELES - Air susu ibu (ASI) biasanya digunakan untuk menyusui bayi. Namun Prolacta Bioscience di California, AS, membuat langkah terobosan pekan ini. Perusahaan itu berencana menggunakan ASI untuk mengobati anak yang sakit. ''ASI mengandung 100.000 unsur yang berbeda. Dan kita baru mengenal beberapa ribu unsur di antaranya,'' kata Eleena Medo, CEO Prolacta Bioscience. ''Padahal unsur-unsur itu punya banyak manfaat. Saya yakin, pengobatan merupakan salah satu kegunaannya,'' tambahnya. Menurut penelitian, setiap tetes ASI mengandung mineral, enzim untuk pencernaan, dan antibodi. Kandungan itu membuat bayi-bayi yang disusui ASI menjadi lebih sehat dan cerdas ketimbang anak yang tidak mengonsumsi ASI. Untuk mewujudkan proyek tersebut, Prolacta berusaha mendapatkan donasi ASI dari kaum ibu. Sampai saat ini, kaum ibu menyumbangkan ASI hanya untuk kepentingan kemanusiaan, tidak berorientasi bisnis. Donasi minuman alami bayi itu dikumpulkan di klinik-klinik setempat. ASI sumbangan itu kemudian diberikan kepada bayi yang sedang sakit, padahal ibunya tidak dapat menyusui bayi tersebut. Prolacta Bioscience telah membuka fasilitas pengumpulan donasi ASI berskala besar. Fasilitas tersebut dapat menampung dan mengolah ASI sumbangan dari seantero Amerika Serikat. Obat Kanker Perusahaan yang terletak di Monrovia, 25 kilometer di sebelah barat Los Angeles, itu juga berupaya memaksimalkan pemanfaatan ASI tersebut untuk keperluan pengobatan. Upaya itu baru pertama kali dilakukan di dunia. ''Dalam sejarah ilmu pengetahuan kita, ini merupakan fasilitas pertama dan satu-satunya di dunia,'' kata Medo. Prolacta akan menggunakan fasilitas tersebut untuk membeli ASI hasil donasi dari klinik-klinik dan rumah sakit di berbagai wilayah AS. Kemudian, ASI yang telah dikumpulkan tersebut diolah di pabrik Prolacta yang berada di Monrovia. Setelah itu, Prolacta menjual produk ASI olahan itu ke berbagai rumah sakit. Produk Prolacta tersebut akan digunakan untuk mengobati bayi yang berbobot di bawah normal saat baru lahir. ASI olahan Prolacta itu juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati bayi yang mengidap kelainan jantung dan perlu dioperasi. Bayi-bayi yang terkena infeksi dan anak-anak yang menderita kanker (terutama yang sedang menjalani kemoterapi) dapat mengonsumsi temuan Prolacta itu untuk menghilangkan penyakit mereka. Medo berharap dapat menemukan cara pengobatan berbasis ASI untuk menyembuhkan bayi prematur yang menderita gangguan pencernaan dan enterocolitis. (rtr-ben-25) |