logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 06 Agustus 2005 EKONOMI
Line

Target Privatisasi BUMN Rp 3,5 T

JAKARTA- Meski terseok-seok prosesnya, namun pemerintah tetap optimistis bisa mencapai target privatisasi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sebesar Rp 3,5 triliun.

Pemerintah akan menggenjot pencapaian target itu selama semester II-2005.

Hal tersebut disampaikan Menneg BUMN Sugiharto usai rapat koordinasi perekonomian di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (5/8) "Saya kira dalam sisa waktu lima bulan ini akan kita selesaikan. Insya Allah," ucap Sugiharto.

Khusus untuk privatisasi bank-bank BUMN, lanjut dia, pemerintah akan melakukan konsultasi dengan Bank Indonesia (BI) mulai pekan depan. Hal itu penting mengingat BI merupakan regulator perbankan nasional. "Karena BI yang tahu jeroannya bank-bank, apakah qualified atau tidak," jelasnya.

Sugiharto juga mengakui, kondisi pasar saat ini cukup kondusif, sehingga pemerintah bisa mencapai privatisasi BUMN tersebut. Sugiharto malah optimis target Rp 3,5 triliun akan terlampaui.

Ditambahkan, penjualan perusahaan plat merah ini akan dilakukan dengan memperhatikan waktu, ukuran dan harga. Pemerintah, lanjut dia, tidak akan menjual bila tiga aspek itu tidak sesuai.

"Yang penting bagaimana kesiapan kita dalam waktu lima bulan ini," katanya.

Lebih lanjut Sugiharto menjelaskan bahwa pembahasan penyederhanaan atau perampingan BUMN akan dilakukan mulai 11 Agustus 2005 pada rapat Koordinasi antara Menneg BUMN dan Menko Perekonomian.

Dikatakannya, pembahasan penyederhanaan BUMN itu juga akan melibatkan menteri-menteri tehnis karena mereka akan mengevaluasi secara rinci sisi komersial, finansial, legal dan kultural setiap BUMN.

Keterlibatan menteri tehnis dalam pembahasan itu karena mereka lebih banyak menguasai permasalahan dalam BUMN seperti di sektor perkebunan apakah mungkin dijadikan delapan wilayah dari 11 wilayah saat ini. (bn-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA