logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 06 Agustus 2005 BUDAYA
Line

Tamara Rahasiakan Alasan Bercerai

JAKARTA - Setelah berpisah selama 4 bulan dan melakukan berbagai upaya serta introspeksi, artis sinetron Tamara Bleszynksi akhirnya memutuskan menggugat cerai suaminya, Teuku Rafli Pasya.

Gugatan cerai telah didaftarkan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (3/8) lalu. Tamara memilih Elza Syarif untuk mendampinginya sebagai kuasa hukum selama proses perceraian.

Tamara didampingi Elza Syarif kemarin mengumumkan gugatan cerai itu di Manchester United Cafe n Resto, Jl Thamrin, Jakarta. Namun, artis cantik itu tetap merahasiakan penyebab keretakan rumah tangganya.

''Tamara sudah sepakat untuk tidak mengungkit masalah-masalah pribadi karena dalam proses gugatan cerai ini masih ada kemungkinan damai dan tidak jadi bercerai. Kalau sekarang mengungkapkan hal-hal yang sifatnya pribadi, kami khawatir akan ada pihak-pihak yang tersinggung dan kemudian justru memperburuk keadaan,'' jelas Elza ketika ditanya penyebab perceraian Tamara dan Rafli.

Menurut Tamara, persoalan yang melingkupi rumah tangganya sudah terjadi sejak 3 tahun lalu. Sejak itu, wanita berdarah Polandia-Sunda itu bolak-balik ke rumah orangtuanya. Ia juga telah melakukan berbagai upaya agar rumah tangganya kembali utuh. Tapi, setelah kepergiannya dari rumah yang terakhir kali selama 4 bulan, ia memutuskan untuk bercerai.

''Saya sadar untuk mengubah sikap atau kebiasaan seseorang tidak bisa hanya dilakukan dengan memberi nasihat saja. Tapi, justru dengan kegagalan dan kehancuran ini bisa membuat seseorang sadar. Meskipun bukan berarti saya menginginkan kehancuran dan kegagalan ini,'' tutur Tamara.

Menurut Elza, selama 4 bulan Tamara pergi dari rumahnya dan memilih kembali ke rumah orangtuanya, tidak ada reaksi yang dilakukan Rafli. ''Tidak ada tanda-tanda Rafli berupaya mempertahankan perkawinannya,'' katanya.

Tidak Seimbang

Elza juga menyebut adanya ketidakseimbangan antara pria dan wanita, antara suami dan istri dalam rumah tangga Tamara dan Rafli.

''Kami sama sekali tidak ingin mengungkapkan masalah pribadi, sekali lagi mohon maaf,'' katanya.

Senada dengan itu, Tamara juga menyebut ia sama sekali tidak ingin ada yang tersakiti dengan pernyataannya. ''Saya mohon maaf pada Mas Rafli dan keluarga besar. Saya juga tidak ingin memutuskan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin. Karena itu saya memilih menekan perasaan saya daripada membeberkan penyebab perceraian kami,'' paparnya.

Meski Rafli tak bereaksi, Elza mengaku mendapat telepon dan sms dari salah seorang paman Rafli.

''Paman Rafli menelepon saya dan meminta supaya diadakan pertemuan keluarga untuk membahas masalah ini, tapi memang sampai sekarang belum bisa dilakukan,'' katanya. (tn-43)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA