| Selasa, 02 Agustus 2005 | SEMARANG |
Lakukan Sosialisasi Besar-besaranSEMARANG - Mulai pekan depan, program-program dari Desk Program 100 Hari akan disosialisikan kepada masyarakat. Sejumlah elemen masyarakat seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), PKK, Kelompok Interaktif Masyarakat (KIM)/Forum Interaktif Masyarakat (FIM), tokoh masyarakat, dan Organisasi Masyarakat (Ormas) akan diundang dalam sosialisasi tersebut. Selain dihadiri wali kota dan wakil wali kota, forum itu juga akan dihadiri para narasumber Desk Program 100 Hari. Asisten Tata Praja Setda Kota Semarang, Drs Soemarmo HS, kemarin memimpin rapat persiapan sosialisasi. Menurutnya, forum sosialisasi secara besar-besaran hanya akan dilaksanakan sekali, namun pihaknya belum bisa memastikan hari dan tanggal acara tersebut. "Karena mengundang banyak elemen, sosialisasi akan dilaksanakan di tempat yang luas. Kemungkinan pemkot akan menyewa salah satu ruangan di Kompleks PRPP Semarang," ungkap Soemarmo. Narasumber Desk Program 100 Hari akan menyiapkan materi sosialisasi. Materi itu mengacu pada SK Wali Kota No 050/0186 tentang Program 100 Hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2005-2010. Sesuai SK tersebut, program 100 hari meliputi tiga hal pokok, yakni program pelayanan publik, menumbuhkan komitmen, komunikasi, dan peran serta masyarakat, serta peletakan dasar pembangunan lima tahun mendatang. "Forum sosialisasi ditujukan kepada masyarakat secara luas agar mendukung pelaksanaan program 100 hari tersebut. Khusus untuk pakar seperti Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) ada forum tersendiri," lanjut Soemarmo. Akan Digulirkan Sebagai tindak lanjut, forum-forum serupa akan digulirkan. Untuk menggalang investasi, wali kota juga dijadwalkan bertemu dengan pengusaha kecil, menengah, dan besar. Forum diadakan seusai shalat Jumat dalam bentuk dialog interaktif dan difasilitasi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah dan Pemberdayaan Aset Daerah. Jika dialog interaktif dilaksanakan seminggu sekali, ada pula diskusi roundtable antara wali kota dan investor. Gagasan-gagasan mengenai investasi di Kota Semarang, diharapkan muncul dari diskusi antara birokrasi dan pengusaha. Tidak ketinggalan, usaha menengah dan kredit menengah akan difasilitasi melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang tergabung dalam BPR Semarang Tengah. Mulai pekan ini, Desk Program 100 Hari akan mulai mempertajam materi pembahasan. Desk akan memilah dan memilih program yang cocok untuk dijadikan terapi kejut dalam 100 hari kepemimpinan Sukawi-Mahfudz Ali. (H5,H9-37h) |