| Selasa, 02 Agustus 2005 | SEMARANG |
Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
SEMARANG - Bertepatan dengan arak-arakan Sam Poo Tay Djien, Kamis (4/8), sejumlah ruas jalan akan diberlakukan sistem buka-tutup. Sistem buka-tutup jalan akan dimulai sejak pukul 05.00 saat keberangkatan rombongan dari Kelenteng Tay Kak Sie ke Kelenteng Sam Po Kong Gedungbatu, hingga sore hari saat arak-arakan kembali ke Pecinan. Yang Menjalankan Tugas (YMT) Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Drs Arief Moelia Edie menjelaskan, rute keberangkatan adalah Gang Lombok-Gg Warung-Jl Kranggan Timur-Jl Kranggan Barat-Jl Depok-Jl Pemuda-Jl Mgr Soegijapranata-Jl Bojong Salaman-Jl Simongan-dan berakhir di Kelenteng Gedungbatu. Arief menjelaskan, ketika kepala barisan melewati perempatan Depok, kendaraan dari arah Gendingan dan Simpanglima (Jl Gajahmada) ditutup sampai ekor barisan lewat, sementara para pengguna Jl Gajahmada dan Jl Pemuda disarankan untuk menggunakan jalan-jalan alternatif. "Perlu diingat, saat keberangkatan merupakan jam padat karena berbarengan dengan waktu berangkat sekolah dan kerja. Perhatian terutama bagi yang bekerja atau bersekolah di kawasan yang dilewati arak-arakan," ujar Arief, Senin (1/8). Arief menambahkan, saat kepala barisan mendekati bundaran PLN, Jl Thamrin dan Jl Piere Tendean ditutup. Jl Pemuda sebelah timur (dari arah Tugumuda) diarahkan ke Jl Piere Tendean dengan cara melawan arus. Selanjutnya, Jl Imam Bonjol dan Jl Pandanaran ke arah Tugumuda ditutup sementara, saat rombongan arak-arakan sampai di kawasan Tugumuda. Arus lalu lintas dialihkan lewat Jl Pemuda, dan dari Jl Pandanaran ke Jl Siliwangi lewat Jl dr Sutomo. Berikutnya, ketika rombongan melintas di Bongsari, kendaraan di Jl Pamularsih dihentikan sementara. Sesudah rombongan hendak memasuki Kelenteng Gedungbatu, arus lalu lintas dari arah Jl Kaligarang, Panjangan, dan Jl Pamularsih dihentikan. "Terkait dengan tutup-buka itu, para pengguna jalan bisa mencari jalur-jalur alternatif, supaya terhindar dari kemacetan," imbau Kepala Infokom Drs Ulfi Imran Basuki. Rute Pulang Arief menjelaskan, rute pulang dari Kelenteng Gedungbatu-Jl Simongan-Jl Kaligarang-Jl Dr Sutomo-Bundaran Tugumuda-Jl Pandanaran-Jl Thamrin-Jl Mayjen Panjaitan-Jl Ki Mangunsarkoro-Jl Karangsaru-Jl MT Haryono-Jl Jagalan-Jl Sebandaran-Jl Inspeksi-Jl Plampitan-Jl Kranggan Timur-Jl Beteng-Jl Wotgandul Timur-Jl Gang Baru-Jl Gambiran-Gang Pinggir-Gang Lombok-dan terakhir Kelenteng Thay Kak Sie. "Saat rombongan keluar dari Gedungbatu, Jl Pamularsih ke arah Kaligarang dialihkan lewat Bojongsalaman. Bersamaan dengan itu, arus dari arah Lemahgempal, Sampangan, dan Pamularsih ditutup," papar dia. Setelah arak-arakan sampai di Jl dr Sutomo (depan RS dr Kariadi), Jl dr Sutomo dari arah utara (Jl S Parman) dibagi menjadi dua. Separo untuk arak-arakan dan separonya lagi dibagi dua untuk lalu lintas dari arah utara dan selatan. "Mulai pukul 12.30, Jl Pemuda ditutup total. Penutupan itu dilakukan sampai prosesi arak-arakan selesai," tuturnya. (H9,H5-60h) |