logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 02 Agustus 2005 KEDU & DIY
Line

Daromi: Jangan Dibedakan

  • Soal Bantuan Sekolah

PURWOREJO - Anggota Komisi X DPR RI, HM Daromi Irdjas SH MSi, mendapatkan data bahwa bantuan untuk sekolah negeri dan swasta di Purworejo jumlahnya tidak sama. Bantuan untuk sekolah negeri jumlahnya lebih besar dibanding sekolah swasta.

Data yang diperoleh Daromi menyebutkan bahwa bantuan untuk SD negeri Rp 26.900/murid/tahun dan SD swasta 9.100/murid/tahun. Bantuan untuk SMP negeri sebesar Rp 43.500/murid/tahun dan SMP swasta Rp 14.200/murid/tahun, sedangkan bantuan untuk SMA negeri Rp 59.400/murid/tahun dan SMA swasta Rp 16.900/murid/tahun.

Sementara itu, besarnya bantuan untuk SMK negeri di daerah itu antara Rp 74.100 sampai Rp 88.200/murid/tahun dan SMK swasta Rp 36.600/murid/tahun. Data itu dia dapat dari SK Bupati Nomor 188.4/255/2005 tanggal 6 April 2005 tentang Penetapan Lokasi dan Alokasi Bantuan Keuangan kepada Sekolah TK sampai SLTA Negeri dan Swasta tahun 2005.

''Melihat data tersebut, jelas ada perbedaan mencolok antara bantuan bagi sekolah negeri dan swasta. Mestinya jumlahnya sama, sehingga adil, dan jangan dibedakan,'' kata Daromi.

Daromi berpendapat demikian karena penyelenggaraan pendidikan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, pemkab, dan masyarakat. Oleh sebab itu, kebijakan pusat seperti dalam pemberian bantuan operasional sekolah (BOS), jumlahnya tidak dibedakan antara sekolah negeri dan swasta. Dia berharap pemkab mengacu kepada kebijakan pusat yang tidak membedakan sekolah negeri dan swasta.

Belum Mampu

Pertimbangan lain, rata-rata murid yang masuk ke sekolah swasta itu karena terpaksa, lantaran tidak diterima di sekolah negeri. Hal itu disebabkan pemerintah belum mampu menyiapkan sekolah negeri yang mencukupi. Berdasarkan alasan tersebut, maka Daromi menekankan, perlunya kesamaan jumlah bantuan bagi sekolah negeri dan swasta.

Apalagi, kata Daromi, sekolah negeri gaji gurunya dibayar pemerintah, sedangkan di sekolah swasta dibayar sendiri oleh pihak sekolah yang bersangkutan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Drs Sudarmo Subroto MM, besarnya bantuan tiap murid yang tidak sama karena disesuaikan dengan kondisi dan jumlah murid di sekolah. Jadi tidak ada maksud membedakan apakah itu sekolah swasta atau negeri. (yon-39h)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA