| Selasa, 02 Agustus 2005 | INTERNASIONAL |
Lintas JagatTaiwan Gandeng 24 NegaraTAIPEI - Sebagai upaya memperkuat diri menghadapi pertarungan dengan China, Taiwan akan membentuk sebuah aliansi nonpemerintahan dengan 24 negara bulan ini. Tujuan utamanya adalah untuk memperoleh lebih banyak pengakuan internasional atas pencapaian pemeritahannya di bidang demokrasi. Serikat Pasifik Demokrasi, nama aliansi itu, akan dibentuk pada 15 Agustus, bertepatan dengan peringatan 60 tahun berakhirnya Perang Dunia II. Aliansi ini mencanangkan program mendukung demokrasi, perdamaian dan kesejahteraan di antara bangsa-bangsa di kawasan Samudera Pasifik. Wakil Presiden Taiwan Annette Lu mengemukakan hal itu, Senin kemarin. Aliansi itu akan beranggotakan Taiwan, sebelas negara di benua Amerika, termasuk Amerika Serikat, enam negara di Asia, dan tujuh negara di pasifik Selatan. Taiwan dipaksa keluar dari PBB pada 1976 dan posisinya digantikan China. Dengan meningkatnya ketegangan China-Taiwan, beberapa analis keamanan mengatakan, Selat Taiwan merupakan salah satu tempat paling berbahaya di Asia.(rtr-gn-25) Diplomasi Koizumi Bisa Gagal TOKYO - Pemimpin oposisi utama Jepang Katsuya Okada Senin kemarin mengatakan, Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi kemungkinan mengupayakan peluang Jepang untuk memperoleh kursi tetap Dewan Keamanan lewat diplomasi dengan negara-negara tetangga Asia. Ketua Partai Demokrasi tersebut mengatakan, ia sendiri meminta dukungan para pemimpin luar negeri bagi tawaran Jepang itu namun prospek keberhasilannya tampak tidak begitu bagus. "Ini sulit. Kasus tersebut dapat menjadi salah satu kegagalan Koizumi, kendati hasil akhir belum diketahui," kata Okada kepada para wartawan. (ant-25) 3.600 Pasangan Nikah Massal |