logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 02 Agustus 2005 BANYUMAS
Line

Guru Bantu Doa Bersama, Minta Diangkat PNS

CILACAP - Pengurus Daerah Forum Komunikasi Guru Bantu Indonesia (PD FKGBI) Kabupaten Cilacap, Minggu (31/7) lalu, mengadakan doa bersama secera serentak di semua kecamatan.

Doa bersama itu dilakukan sesuai dengan instruksi Dewan Presidium Nasional (DPN) FKGBI dengan tujuan agar perjuangan para guru bantu untuk bisa diangkat menjadi CPNS secara otomatis dapat terwujud. Hal itu sesuai dengan hasil rapat antara Pemerintah Pusat dan DPR RI.

Ketua FKGBI Kabupaten Cilacap Parwoto SPd mengemukakan, pelaksanaan doa bersama berjalan khusyuk dan khidmat. Ada yang mengadakan doa bersama di sekolah, seperti yang dilakukan guru bantu di wilayah Kecamatan Adipala. Mereka mengadakan doa bersama di SMP Negeri 2 Jalan Srandil Adipala.

''Dewan Presidium Nasional FKGBI memang menginstruksikan kepada kita untuk mengadakan doa bersama. Dengan harapan, semoga perjuangan kita dalam mengegolkan payung hukum hasil rapat antara Pemerintah Pusat dan DPR RI bisa berjalan lancar. Dengan demikian, keinginan kita agar semua guru bantu bisa diangkat menjadi CPNS secara otomatis dapat terwujud pada 2006 nanti,'' paparnya.

Hasil Munas

Keinginan guru bantu untuk dapat diangkat menjadi CPNS merupakan salah satu hasil keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Guru Bantu Indonesia di Solo, 9-10 Juli lalu.

Pertemuan dihadiri Sekda Drs H Sayidi MM, Wakil Ketua DPRD Ny Hj Sri Indiatun Soekardi, Kepala Dinas P da K Drs Sutoyo MS MEd, anggota DPN FKGBI Ahmad Tugiran SPd, dan sejumlah pejabat lain.

Dia menekankan, pada 2006 pemerintah akan mengangkat 300.000 CPNS di bidang pendidikan. FKGBI akan berjuang agar 70% dari kuota lowongan itu dengan mengangkat guru bantu. Bila berhasil maka 210.000 guru bantu akan menjadi CPNS.

Saat ini jumlah guru bantu se-Indonesia 264.461 orang. Terdiri atas angkatan 2003 sebanyak 178.000 orang dan angkatan 2004 sebanyak 86.461 orang. Untuk menutup kuota 210.000 orang, berarti semua guru bantu angkatan 2003 harus diangkat semua. Sementara itu, sisa kuotanya diisi guru bantu angkatan 2004. (ag-55j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA