logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 01 Agustus 2005 PANTURA
Line

Dilewati Truk Pengangkut Tanah

Jalan Perintis Kemerdekaan Rusak

PEKALONGAN - Karena setiap hari dilewati puluhan truk pengangkut tanah, Jalan Perintis Kemerdekaan dan jalan desa menuju Kelurahan Pabean rusak parah. Apabila hujan, jalan itu becek dan tergenang air bercampur lumpur, sehingga menyulitkan pengguna jalan. Warga sudah melaporkan ke Pemkot Pekalongan tetapi belum ada tanggapan serius.

Sejumlah warga yang ditemui menjelaskan, kerusakan jalan tersebut sudah tidak bisa ditolerir. Jalan penghubung Kelurahan Pabean ke Kota Pekalongan itu bergelombang dan dipenuhi air bercampur lumpur.

"Becak harus berhati-hati, karena kubangan cukup dalam. Padahal, warga Pabean kebanyakan bekerja menarik becak yang setiap harinya melewati jalan tersebut. Karena itu, kami minta Pemkot bertindak tegas terhadap pemilik truk tanah yang sedang menguruk tanah untuk pembangunan perumahan," ujarnya.

Menurut mereka, kerusakan jalan itu sudah dilaporkan ke Kepala Kelurahan Parno Rubiyanto SH. Namun kenyataannya, sampai kini tidak ada perbaikan dan kerusakan malah bertambah parah.

Parno Rubiyanto SH yang dihubungi membenarkan adanya laporan warga terhadap dirinya. "Kami pun sudah melaporkan keluhan warga ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU), namun sampai kini belum ada perbaikan jalan. Bahkan kerusakan makin meningkat," tuturnya.

Parno pun sudah menghubungi pemilik truk di Tirto, dan mendapat jawaban bahwa jalan itu akan segera diperbaiki awal Juli 2005. Kenyataannya, sudah sebulan tidak ada perbaikan. Mereka hanya berjanji, sehingga membuat dirinya jengkel dan segera melaporkan ke Pemkot lagi.

Dia menjelaskan, ada tiga lokasi pengurukan tanah sawah yakni di sebelah kiri jalan dan kanan jalan menuju desa, serta di tepi Jalan Perintis Kemerdekaan.

Pengurukan tanah menggunakan truk itu membuat jalan semakin parah. Kerusakan jalan tersebut tidak hanya dikeluhkan warga Pabean, tapi juga anak-anak sekolah yang merasa tidak nyaman lewat Jalan Perintis Kemerdekaan.

Sanggup Memperbaiki

Kepala DPU Ir Moch Feizal yang dikonfirmasi mengakui sudah mendapat laporan dari Kepala Kelurahan Pabean tentang kerusakan jalan itu. "Saya sudah memanggil pemilik truk berkaitan dengan kerusakan jalan tersebut. Mereka sanggup memperbaiki. Namun kalau sekarang belum diperbaiki, maka akan segera diberikan peringatan untuk kali kedua," tegasnya.

Sejak bertemu beberapa waktu lalu, dirinya belum mengecek lagi. Karena itu, atas informasi tersebut Feizal mengaku berterima kasih dan akan ditindaklanjuti secepatnya. "Kerusakan itu tetap menjadi tanggung jawab pemilik truk pengangkut tanah uruk," katanya.

Ketika ditanyakan apakah sudah ada perjanjian tertulis Pemkot dengan pemilik truk, Feizal menyatakan belum dilakukan, tetapi pemilik truk sudah berjanji akan memperbaikinya. (A15-52d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA