| Senin, 01 Agustus 2005 | BANYUMAS |
Juara Panco Bersuporter Grup KentonganBERBEKAL semangat, Sudi Grandong (30) meraih gelar juara I Gelar Panco yang disiarkan Indosiar, 25 Juli 2005. Padahal, persiapan pemuda dari Desa Rawalo, Kabupaten Banyumas, itu minim. "Dia berkesempatan mengikuti The Best Welter bersama para jawara pada 21 Agustus,'' ujar Makrifat Imam, pelatih sekaligus manajernya. Keinginan mengangkat nama daerah memaksa Sudi Waluyo, yang beken dengan panggilan Grandong, berlatih ekstrakeras. Tenaga pemasaran produk ember itu selama 20 hari menjelang perlombaan berlatih secara maraton dalam keterbatasan dana. Makrifat menuturkan mereka harus mencari biaya transportasi ke Jakarta, antara lain meminta bantuan dari Bupati lewat Bidang Kesejahteraan Rakyat. Adapun Wakil Bupati dan Ketua DPRD tak mau mereka temui. ''Padahal, kami berangkat membawa nama daerah dan suporter grup kentongan Babeng.'' Dia mengemukakan keberangkatan mereka didukung perajin makanan kecil di Rawalo. Para perajin itu bergotong royong mengumpulkan dana untuk menyewa bus serta konsumsi grup kentongan dan suporter yang membawa aneka spanduk. Grup kentongan itu menyajikan lagu banyumasan berjudul "Baturraden" dengan suara mengentak dan gerak tari. Lalu lagu "Curgecang" dan "Heli" (Chicha Koeswoyo) dengan syair mereka ganti, serta "Lapaloma". ''Kostum menyala serta gerak tari dan suara lantang mereka memukau penonton dan suporter lain,'' ujar Makrifat. (Anton Soeparno-53) |