| Sabtu, 30 Juli 2005 | OLAHRAGA |
Lima Tim Bersaing Hindari DegradasiJEPARA- Nasib Persijap Jepara untuk tetap bertahan di Divisi Utama sangat bergantung dari --setidaknya -- hasil-hasil pertandingan home dan away empat tim papan bawah lainnya. Dengan demikian terdapat lima tim di Wilayah II yang bersaing untuk menghindari jurang degradasi. Selain Persijap, empat kesebelasan lainnya adalah Pelita Krakatau Steel Cilegon, Petrokimia Putra Gresik, Persela Lamongan, dan Persibom Bolaang Mongondow. Jika diasumsikan kelimanya memetik poin penuh di semua sisa partai kandang, namun kalah di semua sisa partai tandang, maka Persijap akan lolos dari degradasi. Dengan perhitungan demikian, dua kesebelasan yang berpotensi degradasi adalah Pelita KS dan Persibom. Persijap sekarang mengoleksi nilai 21 dengan menyisakan tiga partai kandang, masing-masing melawan Pelita KS, Persiba, dan PKT. Dua sisa partai tandang dijalani di Kediri melawan Persik dan di Malang menghadapi Persema. Jika sapu bersih di kandang, meski kalah dalam semua partai tandang, nilai total yang didapat bakal mencapai 30. Pelita KS saat ini mengoleksi nilai 23 dengan menyisakan dua partai kandang, yaitu melawan PKT Bontang dan Persiba Balikpapan. Di partai tandang, the Volcano menyisakan tiga partai. Di Cilegon, mereka bakal menghadapi Persema, Persik, dan Persijap. Jika Pelita KS bisa menyapu bersih sisa partai kandang, namun kalah di tiga partai tandang, nilai maksimalnya 29. Itu berarti masih terpaut satu poin di bawah potensi nilai Persijap. Mengejutkan Untuk Persibom yang saat ini mendulang nilai 22, menyisakan dua partai kandang, yaitu menjamu Persema dan Persik. Sedangkan tiga partai tandang yang bakal dimainkannya adalah melawan PSM, Persela, dan Persmin. Jika memakai asumsi sapu bersih di kandang, namun kalah di semua partai tandang, maka nilai maksimalnya hanya 28. Itu terpaut dua angka di bawah potensi total nilai Laskar Kalinyamat. Dua kesebelasan lain, Petrokimia Putra dan Persela. masih agak ''longgar''. Petro yang kini mengoleksi nilai 22, masih menyisakan empat partai home dan tiga partai away. Dengan asumsi yang sama, tim berjuluk Kebo Giras ini bisa mengumpulkan nilai maksimal 34. Sedangkan Persela saat ini mengumpulkan 22 poin, dengan menyisakan tiga partai home dan dua partai away. Masih dengan asumsi yang sama, Laskar Jaka Tingkir sampai akhir kompetisi- bisa meraup nilai 31. Namun hitung-hitungan ini bisa lain, jika ada salah satu atau lebih dari lima kesebelasan tersebut memperoleh hasil mengejutkan, misalnya mencuri poin di kandang lawan, atau justru kalah di kandang sendiri. Mengingat pengalaman pada hasil-hasil pertandingan sebelumnya banyak tim-tim di Wilayah Timur mencatat hasil demikian. Petrokimia yang berpeluang lolos pun bisa terganjal karena dua dari empat partai home yang tersisa akan menjamu dua tim kuat, yaitu Persipura dan Persebaya. Demikian halnya dengan Persela, karena dari tiga partai kandang, ada satu tim kuat yang dihadapi: PSM. Ketua Panpel Persijap Sutedjo SS mengatakanmbangan empat tim pesaing, karena dengan sendirinya pertandingan-pertandingan yang melibatkan Persijap juga ''dilirik'' empat tim tersebut. ''Karena seperti inilah petanya. Jadi saya pikir, meski Persijap masih punya kans untuk lolos dari degradasi, sekalipun nasibnya juga bergantung pada empat tim lain itu,'' katanya. (H15-22) |