| Sabtu, 30 Juli 2005 | SEMARANG |
Tawur Pemuda Dua Desa Diselesaikan KekeluargaanKENDAL - Peristiwa perkelahian melibatkan pemuda dari Desa Wungurejo dan Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal (bukan Kecamatan Gemuh-Red) hingga kemarin masih diselidiki aparat Polsek Gemuh. Kendati demikian, Polsek belum menahan tersangka. "Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki kasus itu. Meski demikian, kami berharap perkelahian antarpemuda kedua desa tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan," harap Kapolres Kendal AKBP Drs H Achmad Syukrani SH melalui Kapolsek Gemuh AKP Crubus SH, kemarin. Dia mengemukakan, pemicu perkelahian adalah Widaryono (bukan Darsono-Red) warga Desa Wungurejo yang juga korban pengeroyokan sejumlah pemuda Desa Tejorejo. Walau sudah diizinkan pulang seusai menjalani perawatan medis secara intensif akibat luka yang dideritanya, kondisi kesehatannya belum pulih benar. "Widaryono mengaku masih pusing-pusing. Karena kesehatannya belum pulih, kami belum bisa memintai keterangan," ujar Crubus. Peristiwa itu diawali dari ulah Widaryono yang tidak menghiraukan kesepakatan berupa larangan berjoget di atas panggung. Ketika tindakannya ditegur oleh anggota Hansip bernama Setyono, Widaryono justru memukul wajah Hansip itu dengan menggunakan botol minuman. Tindakan Widaryono itu menimbulkan kemarahan pemuda Desa Tejorejo yang kemudian mengeroyoknya. (G15-56j) |