logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Juli 2005 SEMARANG
Line

Saluran Pasar Karangayu Dipenuhi Sampah

SEMARANG - Saluran air di sekitar Pasar Karangayu hampir setiap hari dipenuhi sampah sisa dagangan berupa plastik, sayuran, dan kulit jagung. Saluran itu Jumat (29/7) kemarin menjadi salah satu sasaran program Resik-resik Kutha.

Gerakan kebersihan yang diprakarsai Suara Merdeka, New Exi Production, Djarum 76, dan didukung Pemkot tersebut melibatkan lebih dari 100 orang. Mereka antara lain warga di sekitar pasar, aparat Dinas Pasar, dan beberapa pedagang.

Setidaknya ada tiga lokasi yang menjadi sasaran pembersihan. Yakni, saluran di depan pasar, depan ruko Blok D di Jl Cempolorejo, dan saluran di Jl Kenconowungu Raya. Kerja bakti juga dilakukan di dalam pasar.

Warga yang mengikuti pembersihan saluran itu berasal dari Karangayu, Kalibanteng Kulon, Kalibanteng Kidul, Kembangarum, Krobokan, Tambakharjo, Bojong Salaman, Gisikdrono Cabean, Tawangsari, Tawangmas, Manyaran, Ngemplak Simongan, dan Salaman Mloyo.

"Sampah-sampah itu dibuang oleh para pedagang dan pembeli di pasar," ujar Agustin (44), salah seorang peserta.

Sampah-sampah itu kemudian diambil dengan ember yang dikaitkan dengan sebatang bambu.

Agustin menyayangkan sikap warga masyarakat yang dinilai kurang memedulikan kebersihan. "Padahal sudah disediakan kontainer sampah dan letaknya cukup dekat dengan dasaran pedagang," kata dia.

Lorong

Selain saluran, lorong-lorong di dalam pasar itu juga menjadi sasaran kerja bakti. Pedagang yang saat itu tidak sedang melayani pembeli juga ikut membantu menyapu sampah-sampah di sekitar dasarannya.

Namun di dekat pintu masuk pasar itu, aktivitas tersebut sempat terganggu karena ada sepeda motor.

"Ini motor siapa? Tidak boleh ada kendaraan di dalam pasar!" tandas Kepala Dinas Pasar Tommy Yarmawan Said.

Marfuah (50), penjual sayuran di tepi Jl Cempolorejo, mengaku senang dengan adanya kegiatan itu. (lin-60n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA