logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Juli 2005 SEMARANG
Line

Ditangkap, Main PS sambil Isap Ganja

SEMARANG UTARA - Muhammad Yulianto (23), mengaku warga Jl Mustokoweni Tengah, Plombokan, diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Semarang Utara, Rabu (27/7). Dari saku pemuda pengangguran itu, polisi menyita enam ampul (amplop kecil) berisi daun ganja.

Penangkapan itu saat tersangka dalam perjalanan pulang dari tempat biliar di kampungnya, pukul 19.00. Tersangka yang telah dikepung aparat, sempat kaget dan berusaha mengelak dari sangkaan tersebut.

Setelah polisi menemukan enam ampul ganja dari saku celananya, dia tak bisa mengelak. Tersangka mengaku mengonsumsi ganja sekitar setahun lalu. Barang haram itu mulanya dia peroleh melalui seorang temannya, Yunus asal Jakarta, secara gratis.

Setelah ketagihan, ia diharuskan membeli. Barang itu dibeli dari kenalan Yunus di sebuah tempat biliar di Jakarta.

Bahkan dia juga mengaku pernah menjadi kurir sabu-sabu seseorang. Namun upahnya tidak besar karena hanya jadi orang suruhan. ''Terakhir bersama Yunus, saya berangkat ke Jakarta, Jumat (22/7). Saat beli ganja, Sabtu (23/7) dengan harga Rp 200.000 dapat tujuh ampul,'' ujarnya, Jumat (29/7).

Satu Ampul

Dia mengaku sudah menikmati satu ampul. Biasanya, dia mengisap ganja saat main play station (PS), biliar atau di tempat hiburan lainnya. Adapun uang yang dipakai untuk membeli ganja, merupakan hasil meminta kepada orang tua.

''Saya masih mengganggur. Uang untuk beli ganja minta dari orang tua. Setelah lama saya kumpulkan, lalu dibelikan ganja ke Jakarta melalui Yunus,'' katanya.

Kapolres Semarang Timur AKBP Juhartana MSi mengemukakan, tersangka sudah lama menjadi target operasi. Pengejaran menuai hasil dengan ditangkapnya tersangka saat membawa barang bukti. ''Hingga kini kami masih melakukan pengembangan. Bukan tidak mungkin, kasus ini melibatkan orang lain,'' kata Kapolres melalui Kapolsek AKP Ery Dwi Haryanto.

Lebih lanjut Kapo lres mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, diperoleh sejumlah nama tersangka lainnya. Mereka diduga terlibat secara langsung terkait dengan peredaran ganja di Semarang. ''Kami tengah memburu pelaku lainnya. Identitasnya sudah diketahui,'' tegasnya.(G5-60v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA