logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Juli 2005 SEMARANG
Line

Meluap, Tanggul Kali Asin Ditinggikan

SEMARANG - Tanggul Kali Asin yang memanjang di Jl Hasanudin, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara ditinggikan karena makin tingginya luapan rob di sungai tersebut.

Peninggian tanggul sepanjang sekitar 500 meter itu hanya memakai tanah uruk di sisi timur sungai. Meski telah ditinggikan, sampai kemarin genangan rob masih tetap merembes di Jalan Hasanudin. Rembesan itu menyebabkan badan jalan tergenang air.

Para pengendara sepeda motor maupun mobil harus mengurangi kecepatan akibat adanya genangan tersebut.

Warga setempat Suyono (38) menuturkan, peninggian tanggul itu telah dilakukan beberapa minggu yang lalu. Sejumlah truk pengangkut tanah uruk bergantian memasok tanah ke lokasi tanggul.

Kemudian para pekerja menata tanah uruk itu di tanggul. ''Kami khawatir juga kalau tidak ditinggikan, makin lama tanggul tak mampu lagi menahan luapan air di Kali Asin,'' kata pemilik warung ini.

Sementara itu, Kasubdin Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Ir Prasetyo Kentjono menjelaskan, peninggian tanggul dilakukan oleh warga dan partisipasi pengembang perumahan setempat. Kali Asin tersebut melintas di kawasan Perumahan Tanah Mas.

Sesuai rencana, sungai tersebut akan ditangani dalam proyek penataan urban drainage yang didanai JICA (Japan International Coorporate Association), bersama Kali Baru dan Kali Semarang.

Program urban drainage, kata dia, merupakan bagian dari proyek pembangunan Dam Jatibarang dan Rehabilitasi Kaligarang.

Pelabuhan

Di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas juga dicemaskan rob yang makin tinggi. Dikhawatirkan genangan rob mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan.

Genangan rob di Jl Hasanudin dan Kali Asin yang masuk wilayah Kelurahan Kuningan, serta di Pelabuhan Tanjung Emas, beberapa hari yang lalu ditinjau oleh 20 orang Komisi V DPR RI.

Sejumlah wakil rakyat di tingkat pusat itu menyatakan keheranannya melihat begitu parah rob di ibu kota Jateng ini. Peninjauan ke lokasi rob, kata anggota Komisi V DPR RI Taufik Kurniawan, untuk melihat dari dekat seberapa parah genangan rob di Semarang.

Pasalnya, Pemprov telah mengajukan anggaran sebesar Rp 739 miliar untuk pengendalian rob pada APBN 2006. (G17-60v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA