logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Juli 2005 INTERNASIONAL
Line

Korban Tewas Banjir India Jadi 700 Jiwa

BOMBAY - Korban tewas akibat banjir dan longsor di India bertambah menjadi sekitar 730 orang. Korban tewas di Bombay saja bertambah sedikitnya 18 orang.

Aparat dan petugas penyelamat mulai membersihkan puing-puing reruntukkan akibat terjangan banjir. Besarnya nilai kerugian akibat bencana ini belum dapat dipastikan. Namun, puluhan ribu penduduk kini mulai berjuang untuk kembali ke rumah-rumah mereka yang masih terendam banjir.

Polisi bersiaga penuh untuk mencegah kepanikan merebak di antara penduduk. Sebab, sempat beredar desas-desus akan ada serangan banjir lagi sehingga ribuan penduduk di kawasan kumuh Mumbai bergegas meninggalkan tempat tinggal mereka saat kegelapan malam, Kamis lalu.

Sumber lain menyebutkan, jumlah korban tewas mendekati angka 900 orang Jumat kemarin. Para petugas penyelamat menemukan lebih banyak mayat akibat longsor dan bendungan yang jebol.

''Kami sekarang mengonfirmasi bahwa jumlah orang yang tewas di Mumbay adalah 370 orang,'' ujar AN Roy, kepala polisi di pusat dagang India barat itu.

Jumlah tersebut termasuk 18 orang yang tewas dalam insiden desak-desakan pada Kamis malam, 74 mayat yang berhasil digali keluar oleh tim penyelamat dari suatu longsor yang mengubur sejumlah rumah di daerah Sakinaka, Mumbay, dan lima lagi tewas akibat banjir.

Setidaknya 513 orang tewas di sejumlah tempat di Negara Bagian Maharashtra, sehingga total jumlah korban tewas yang sudah dikonfirmasi adalah 883 orang.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA