logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 Juli 2005 EKONOMI
Line

Tingkat Isian Penumpang Garuda Semarang-Jakarta di Atas 80 Persen

JAKARTA-Tingkat okupansi penumpang Garuda Indonesia rute Jakarta-Semarang atau sebaliknya selalu di atas 80 persen. Volume ini mendekati okupansi untuk rute Jakarta-Yogyakarta, sehingga menjelang libur, penerbangan selalu ditambah dari semula 5 kali menjadi 7 kali.

"Load factor penumpang kami ke Semarang atau sebaliknya menyamai okupansi Jakarta-Yogyakarta," kata Executive Vice President Sales Marketing Garuda Indonesia Agus Priyanto seusai peletakan batu pertama pembangunan Executive Lounge di Bandara Soekarno-Hatta kemarin.

Dia mengungkapkan, saat ini Garuda menutup rute Denpasar-Kuala Lumpur, karena terjadi mutasi penumpang dari semula Eropa ke Denpasar, menjadi Eropa ke kota-kota lain di Indonesia.

Ditanya wacana merger Garuda Indonesia-Merpati Nusantara Airlines, Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengemukakan, saat ini belum ada wacana itu.

Restrukturisasi

Apalagi saat ini, Merpati tengah melakukan restrukturisasi, sementara Garuda pun sedang melakukan upaya tersendiri.

"Isunya kan berbeda, Merpati tengah cari dana tambahan. Sedangkan Garuda sedang melakukan pembenahan. Artinya kerja sama bisa dilakukan tanpa harus merger. Bisa saja kerja sama dulu, dalam bentuk join terminal, atau join distribusi. Jadi kita kerja sama dalam arti bisnis to bisnis saja dulu," paparnya.

Yang jelas, kalau pemegang saham menginginkan merger, hal itu bisa saja dilakukan. Meski langkah itu akan memberikan beban tambahan finansial bagi Garuda. (bn-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA